Gubernur Jawa Barat Kuatkan Bantuan Logistik Bandung Zoo

Lia N. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 92 dibaca
Bisik.id
Gubernur Jawa Barat Kuatkan Bantuan Logistik Bandung Zoo

Gambar atau konten salah?

Di Bandung Zoo, dua harimau Benggala bernama Huru dan Hara, yang berasal dari India, telah meninggal belakangan ini. Penyebab kematian diungkap sebagai infeksi Feline Panleukopenia Virus (FPV), penyakit yang menular pada hewan karnivora.

Berita tentang dua satwa tersebut langsung menarik perhatian Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat. Ia menyatakan kesiapan turun tangan untuk menangani masalah di kebun binatang tersebut. Dalam pernyataan singkat, ia menegaskan bahwa ia tidak ingin ada korban lagi.

"Saya tidak mau lagi ada korban berikutnya," kata KDM pada Senin, 30 Maret 2026.

Gubernur menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap membantu pengelola Bandung Zoo jika mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan logistik. Fokus utamanya adalah pakan hewan dan kesejahteraan pegawai yang merawat satwa.

"Kalau kemudian seluruh hewan itu memerlukan bantuan logistik untuk kebutuhan pangan mereka dan pegawainya yang penting bisa bekerja, kita bersedia," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa bantuan dapat diberikan bila kondisi keuangan pengelola tidak memungkinkan. Ia mencontohkan situasi pengurus hewan yang tidak memiliki pendapatan tetap.

"Misalnya ada berapa pengurus hewan di situ, kita tidak ada pendapatan, kita bersedia membantu dalam setiap bulan," ujarnya.

Selain itu, KDM bersedia menyediakan pakan karnivora, termasuk daging, bagi satwa seperti harimau.

"Ada berapa kebutuhan untuk hewan itu makan? Kita bersedia membantu," tambahnya.

Di masa lalu, ia pernah menawarkan tempat penyimpanan sementara bagi satwa jika kebun binatang tidak dapat merawatnya secara optimal. Ia menjanjikan pengelolaan pakan harian yang teratur.

"Bahkan saya dulu sampai menawarkan, kalau mau dititipkan di tempat saya, titipkan dulu. Saya bikinkan, saya kasih makan tiap hari dengan baik," jelasnya.

Untuk memastikan bantuan yang tepat, KDM meminta penataan data operasional kebun binatang secara menyeluruh. Ia menuntut informasi tentang jumlah pegawai, gaji bulanan, serta kebutuhan daging harian satwa.

"Saya hari ini mau minta untuk segera diidentifikasi pegawainya berapa, gajinya dalam setiap bulan berapa, ada berapa orang, kemudian kebutuhan dagingnya berapa dalam setiap hari," tuturnya.

Ia menekankan pentingnya identifikasi data ini agar pemerintah dapat menentukan bentuk bantuan yang sesuai dan menjaga kesejahteraan satwa serta kelangsungan operasional kebun binatang.

Dengan langkah-langkah ini, pemerintah Jawa Barat berupaya memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang dan bahwa Bandung Zoo dapat memberikan perawatan terbaik bagi satwa yang ada di dalamnya.

Bandung ZooHarimau BenggalaFeline Panleukopenia VirusGubernur Jawa BaratPakan hewanKesejahteraan pegawaiLogistik kebun binatang

Komentar

Memuat komentar...