Gubernur Jawa Timur Dorong Peringati Kenaikan Yesus Kristus
Gambar atau konten salah?
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh warga Surabaya dan sekitarnya untuk terus menegakkan nilai toleransi dan menjaga kerukunan antarumat beragama. Ajakan ini disampaikan pada peringatan Kenaikan Yesus Kristus yang jatuh pada 14 Mei 2023. Menurutnya, hari besar keagamaan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat iman, meneguhkan persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya mengucapkan Selamat Memperingati Kenaikan Yesus Kristus kepada seluruh umat Kristiani. Semoga momentum ini semakin memperkuat iman, menumbuhkan harapan, serta menginspirasi kita semua untuk terus menebarkan kasih dan kebaikan kepada sesama,” ujarnya.
Khofifah menegaskan bahwa peringatan ini tidak hanya memiliki makna spiritual bagi umat Kristiani, tetapi juga mengandung pesan universal tentang kasih, pengorbanan, pengharapan, dan kepedulian terhadap sesama. “Nilai-nilai kasih, kerendahan hati, dan pengorbanan merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, damai, dan penuh toleransi,” tambahnya.
Ia menambahkan, “Jawa Timur adalah rumah besar bagi berbagai suku, agama, dan budaya. Karena itu, semangat kasih dan persaudaraan harus terus kita jaga sebagai kekuatan utama dalam membangun daerah yang aman, damai, dan sejahtera.”
Khofifah juga mengajak masyarakat menjadikan momentum ini sebagai sarana refleksi diri sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadirkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. “Melalui momentum ini, mari kita perkuat semangat gotong royong, saling membantu, dan hadir untuk sesama. Kepedulian sosial menjadi kunci dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat sekaligus memperkuat harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.
Ia menilai, di tengah berbagai tantangan global dan dinamika sosial yang terus berkembang, solidaritas, empati, dan semangat gotong royong menjadi nilai penting yang harus terus dirawat bersama. “Khofifah juga berharap seluruh masyarakat Jawa Timur dapat terus menjaga tradisi toleransi dan kerukunan yang selama ini menjadi kekuatan sosial masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.
“Menurutnya, kerukunan antarumat beragama merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga stabilitas dan situasi kondusif wilayah.”
“Semoga damai dan sukacita senantiasa menyertai kita semua, serta Jawa Timur terus menjadi provinsi yang rukun, harmonis, dan penuh toleransi,” pungkasnya.
Gubernur menegaskan bahwa nilai-nilai kasih, kerendahan hati, dan pengorbanan tetap menjadi dasar bagi kehidupan sosial yang damai. Dalam konteks ini, ajakan untuk memperkuat gotong royong dan kepedulian sosial diharapkan dapat menumbuhkan rasa persatuan di antara warga Jawa Timur yang majemuk.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cuaca Berawan Surabaya Hari Ini, Suhu 24-34°C Kelembapan
Surabaya Tampilkan Jadwal Sholat Lengkap 4 Juni 2026
Kebijakan Baru Pemerintah Mengurangi Plastik Sekali
Gudang Semen Terbakar di Nganjuk, Tidak Ada Korban Jiwa
Jadwal Sholat Jawa Timur 04 Juni 2026: Subuh Paling Awal
Kemensos Atensi Rp284,8 Juta Ke 126 Penerima Tulungagung
Berita Terbaru
Wakil Bupati Iwan Tuaji Laporkan Harta Rp 6,7 Miliar
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
Jaga Kolam Ikan Rumah Bersih: Tips Pembersihan dan Nutrisi
Air Kelapa 15 Hari: Hidrasi, Pencernaan, Berat Badan
Praearcturus Gigas: Kalajengking Raksasa 1 Meter di Era Devon
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
