Gubernur Khofifah Resmikan Omah Terapiku di Sidoarjo

Dewi M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 97 dibaca
Bisik.id
Gubernur Khofifah Resmikan Omah Terapiku di Sidoarjo

Gambar atau konten salah?

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Omah Terapiku, fasilitas milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PSAB) Sidoarjo, Jalan W. Mongonsidi Nomor 25, Sidoklumpuk, Sidoarjo, pada Selasa, 19 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Khofifah mengajak masyarakat untuk selalu bersyukur atas kondisi kehidupan yang dimiliki saat ini. Menurutnya, rasa syukur menjadi kunci ketenangan hidup dan cara terbaik melihat nikmat Allah SWT.

“Kalau hari ini masih bisa naik motor, bersyukurlah karena masih ada yang harus bersepeda jauh. Kalau masih bisa bersepeda, bersyukurlah karena ada yang harus berjalan kaki. Bahkan yang menggunakan kursi roda pun tetap harus bersyukur karena masih diberi umur dan napas oleh Allah,” kata Khofifah dalam sambutannya, Selasa, 19 Mei 2026.

Ia menegaskan, manusia tidak boleh terus-menerus membandingkan hidup dengan orang yang lebih berada. Sebab hal itu hanya akan membuat hati tidak pernah puas. “Kalau melihat ke atas terus, hati tidak akan pernah selesai merasa kurang. Tapi kalau melihat ke bawah, kita akan sadar begitu banyak nikmat yang Allah berikan,” ujarnya.

Khofifah juga mengutip firman Allah dalam Al‑Qur’an yang menyebutkan bahwa siapa yang bersyukur maka nikmatnya akan ditambah.

Dalam kesempatan itu, Khofifah turut membagikan kisah perjalanan hidupnya. Ia mengaku berasal dari keluarga sederhana dan pernah berjualan es lilin saat duduk di bangku SD untuk membantu kebutuhan keluarga.

“Dulu waktu kelas 2 sampai kelas 4 SD saya jualan es lilin. Semua perjalanan hidup ini adalah proses yang Allah siapkan,” ungkapnya.

Perjalanan hidup tersebut kemudian membawanya menjadi anggota DPR RI selama empat periode, menteri di era Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Kepala BKKBN, hingga kembali menjadi menteri pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo sebelum akhirnya menjabat Gubernur Jawa Timur selama dua periode.

“Semua ini bukan karena kemampuan diri sendiri, tapi karena pertolongan Allah. Maka tugas kita adalah menggunakan amanah ini untuk membantu masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani mengatakan kehadiran Omah Terapiku menjadi bentuk nyata upaya mendekatkan layanan terapi bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu yang memiliki anak berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas.

“Selama ini layanan terapi belum maksimal karena hanya bisa dilakukan seminggu sekali. Setelah diresmikan Ibu Gubernur, insyaAllah layanan terapi akan berjalan setiap hari,” kata Restu Novi.

Ia menjelaskan layanan yang tersedia meliputi fisioterapi, terapi okupasi, terapi bicara, hingga sensori integrasi. Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PT PLN dan Kementerian Kesehatan.

Menurutnya, PT PLN turut membantu renovasi fasilitas hingga mencapai Rp 250 juta. Selain itu, Poliklinik Kesehatan Kemenkes Surakarta juga mengirimkan tenaga fisioterapis untuk mendukung pelayanan di lokasi.

Sejak beroperasi, UPT PSAB Sidoarjo menangani sekitar 50 bayi dan anak. Sebanyak

Omah TerapikuGubernur KhofifahDinas Sosial Jawa TimurPSAB Sidoarjoterapikesehatan anakkebersyukuran

Komentar

Memuat komentar...