Gus Yusuf Dukungan Munas & Muktamar NU di Ploso Lirboyo

Ratna D. · 2 min baca · 2 jam lalu · 11 dibaca
Bisik.id
Gus Yusuf Dukungan Munas & Muktamar NU di Ploso Lirboyo

Gambar atau konten salah?

KH Muhammad Yusuf Chudlori, yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Yusuf, mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama, khususnya pengurus NU dan alumni pesantren, untuk mendukung Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU yang akan digelar di Ploso. Sementara itu, Muktamar NU dijadwalkan di Pesantren Lirboyo. Pernyataan ini disampaikan oleh pengasuh Pesantren API Tegalrejo saat pertemuan dengan 20 PCNU di Nganjuk, Probolinggo, serta Tapal Kuda, Jawa Timur.

Gus Yusuf menegaskan bahwa KH Nurul Huda Jazuli dari Ploso telah secara gamblang mengusulkan agar Muktamar ke-35 NU diselenggarakan di Pesantren Lirboyo, Kediri. Menurutnya, usulan tersebut harus disambut dengan gembira. Ploso dan Lirboyo sama-sama merupakan pesantren besar, memiliki sanad keilmuan, sejarah perjuangan, dan jasa besar bagi NU. “Ploso dan Lirboyo itu sama-sama pesantren besar. Sama-sama punya sanad keilmuan, sejarah perjuangan, dan jasa besar bagi NU. Dengan energi kedua pesantren tersebut, dan doa para masyayikh, insyaallah NU akan semakin baik ke depan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima pada 04 Juni 2026.

Gus Yusuf menilai bahwa dukungan terhadap Munas-Konbes di Ploso dan usulan KH Huda Jazuli agar Muktamar NU digelar di Lirboyo dapat menjadi rangkaian semangat untuk mengembalikan forum-forum penting NU ke pesantren. Ia menekankan bahwa tidak tepat menganggap Munas-Konbes dan Muktamar tidak mungkin berlangsung di kota atau kabupaten yang sama. Ia mengingatkan bahwa NU pernah memiliki pengalaman penting di Situbondo pada tahun 1983 dan 1984, ketika Munas Alim Ulama, Konbes, hingga Muktamar NU dilaksanakan di kabupaten yang sama. Rangkaian forum tersebut tercatat sebagai salah satu momentum paling berhasil dalam sejarah NU karena mampu melahirkan keputusan besar terkait Pancasila dan Khittah NU.

“Sejarah NU memberi pelajaran. Situbondo pernah menjadi tempat Munas, Konbes, dan Muktamar. Hasilnya bukan kegaduhan, tetapi keputusan besar yang sampai hari ini dikenang sebagai tonggak penting NU. Jadi tidak tepat kalau dikatakan satu kabupaten otomatis tidak bisa menjadi ruang bagi forum-forum besar NU,” jelasnya.

Menurut Gus Yusuf, Munas-Konbes di Ploso dan Muktamar di Lirboyo harus dilihat sebagai kehormatan bagi dunia pesantren. Keduanya dapat menjadi bagian penting dalam menjaga arah NU memasuki abad keduanya. Ia menyerukan agar warga NU memfokuskan energi pada agenda besar jam'iyyah, seperti transformasi pesantren, pendidikan, kesehatan, ekonomi umat, kaderisasi, dan tata kelola organisasi.

Dengan dukungan luas dari para pengurus dan alumni pesantren, serta semangat kolektif yang diangkat oleh Gus Yusuf, NU berupaya memperkuat peran pesantren dalam mewujudkan visi dan misi organisasi. Peristiwa ini menegaskan kembali pentingnya sinergi antara pesantren dan lembaga NU dalam menghadapi tantangan zaman.

Gus YusufMunas Alim UlamaKonferensi Besar NUPlosoLirboyoPesantrenNUSitubondo

Komentar

Memuat komentar...