Haifa Pilih SPAN PTKIN, Lolos UIN Sunan Kalijaga Di Yogyakarta
Gambar atau konten salah?
Di Jakarta, banyak siswa bermimpi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Namun, tidak semua siswa memenuhi syarat. Haifa Lu'lu'ah Zahro memilih cara lain.
Ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari jalur SNBP dan mendaftar melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN). Pilihan satu yang ia ambil adalah program studi Pendidikan Bahasa Arab di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.
“Karena prodi yang saya inginkan bisa didapatkan melalui SPAN PTKIN UIN Sunan Kalijaga,” kata Haifa, dikutip dari laman Kemenag Yogyakarta, Jumat (10 April 2026).
Awalnya Haifa bersiap masuk Universitas Gadjah Mada (UGM) lewat SNBP dengan program Sastra Arab. Namun, saat pengumuman eligible semakin dekat, ia merasa hati semakin yakin untuk mengambil Pendidikan Bahasa Arab. Ia akhirnya memutuskan mengundurkan diri dari SNBP dan memilih SPAN PTKIN.
“Seiring mendekati pengumuman eligible, hati saya semakin mantap untuk mengambil Pendidikan Bahasa Arab. Saya akhirnya memutuskan mengundurkan diri dari SNBP dan memilih SPAN PTKIN,” ungkap Haifa.
Di tengah banyaknya siswa yang mencoba dua jalur sekaligus, Haifa memilih satu jalur saja. Ia ingin memberi ruang bagi siswa lain. Menurutnya, tidak boleh egois dan yakin rezeki setiap orang tidak akan tertukar. Ia juga merasa senang karena prodi yang dipilih adalah keputusan sendiri, bukan dorongan pihak lain.
Keputusan Haifa terbayar. Ia dinyatakan lolos SPAN PTKIN 2026 di Pendidikan Bahasa Arab UIN Jogja. Ia menegaskan bahwa ia sudah lama ingin memilih prodi terkait bahasa Arab. Usaha dan pertimbangannya akhirnya berbuah manis.
Untuk siswa yang masih ragu, Haifa mengajak terus mematangkan pilihan. Ia menekankan pentingnya memilih prodi yang tepat, disertai ikhtiar dan doa.
“Berikhtiarlah sebesar kemampuanmu untuk meraih impian, dan jangan lupa selalu libatkan Allah dalam setiap langkah,” pesannya.
Keputusan Haifa menunjukkan bahwa jalur alternatif seperti SPAN PTKIN dapat menjadi pilihan bagi siswa yang memiliki tujuan khusus. Dengan tekad dan persiapan, ia berhasil meraih tempat di program yang diinginkannya, sekaligus membuka peluang bagi teman-teman sekelasnya untuk mengejar jalur lain.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dr Andryanto Kusmara Dapat Chevalier Palmes Académiques
Polban Buka Jalur SMBM 2026/27: Pilih Hingga 4 Program
Perubahan Media Sosial: Dari Jaringan ke Alat Politik
Natieva Kids: Les Bahasa Inggris, Pilih Guru, Tanpa Jadwal
Pelatihan SKKNI Level 4 Online, 2 Hari, Rp3,5 Juta
Slover Ceritakan Cara Pendidikan Luar Negeri Mengubah Karier
Berita Terbaru
Alfin Setyo Tunggal Pemaafkan Pelaku Pencuri Uang Toko
Indonesia vs Kamboja di Piala AFF U-19 2026, Sabtu 13 Juni
Cucurella Tegaskan Tidak Pindah Chelsea, Bahagia di London
Elon Musk Jadi Miliarder Pertama Dunia Setelah IPO SpaceX
OKU Kirim Paket Sembako ke Korban Kebakaran Pasar Baru
Indonesia Raih Final Ganda Putri Australian Open 2026
Jember Pimpin 6,35% Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I
