Hanif Faisol Nurofiq Dilantik Wakil Menteri Pangan Baru
Gambar atau konten salah?
Prabowo Subianto secara resmi melantik Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan pada Senin, 27 April 2026 di Istana Kepresidenan Jakarta. Hanif mengundurkan diri dari jabatan Menteri Lingkungan Hidup yang ia pegang sejak 21 Oktober 2024.
Dengan jabatan baru, Hanif akan mendampingi Zulkifli Hasan (Zulhas) sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan. Sejak diberangkat, banyak yang bertanya tentang perjalanan karirnya.
Menurut laman resmi Kementerian Lingkungan Hidup, Hanif pertama kali diangkat menjadi Menteri Lingkungan Hidup pada tanggal 21 Oktober 2024. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan di kementerian yang dipimpin Presiden ke-7, Joko Widodo.
Hanif bukan orang asing di dunia pemerintahan. Ia memulai karirnya di Kalimantan Selatan sebagai Staf Data pada tahun 1993. Dua tahun kemudian, pada 1995, ia diangkat menjadi Kepala Resor Pemangkuan Hutan di Pulau Laut Utara, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Baru.
Di tahun 1997, Hanif menjadi Kepala Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Sungai Kupang. Tahun berikutnya, pada 1999, ia dipromosikan menjadi Kepala BKPH di Batulicin. Pada 2000, ia menjadi Kepala Urusan Peredaran Hasil Hutan di Cabang Dinas Kehutanan Sungai Kupang.
Setelah itu, pada 2007, ia menjabat sebagai Kepala Seksi Pemasaran Hasil Hutan di Cabang Dinas Kehutanan Kabupaten Tanah Bumbu. Pada 2016, Hanif diangkat menjadi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.
Pengalaman panjang di bidang kehutanan dan lingkungan memberi Hanif perspektif luas dalam mengelola sumber daya alam. Perubahan jabatan ini menandai langkah baru dalam kebijakan pangan nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nasabah Maybank: Reksa Dana Jatuh Tempo 2023 Belum Cair
IHSG Sentuh 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor
China Beri Peringkat Utang Tertinggi ke Indonesia
Sandwich Generation: 82,96% Rumah Tangga Masih Bergantung pada Lansia
Bank Mandiri Perkuat Keamanan Siber Digital
Menkeu Bantah Rumor S&P Turunkan Peringkat Indonesia
