Hardiknas 2026: 2 Mei, Memperingati Ki Hadjar Dewantara di Jakarta

Tika M. · 4 min baca · 1 bulan lalu · 78 dibaca
Bisik.id
Hardiknas 2026: 2 Mei, Memperingati Ki Hadjar Dewantara di Jakarta

Gambar atau konten salah?

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati setiap tanggal 02 Mei 2026 sebagai momentum untuk menegaskan kembali pentingnya pendidikan bagi kemajuan bangsa. Peringatan ini sekaligus menghormati Ki Hadjar Dewantara, Bapak Pendidikan, yang memimpin gerakan pendidikan nasional di Indonesia.

Upacara bendera di sekolah dan instansi menjadi salah satu cara menyebarkan semangat pendidikan. Dengan menanamkan disiplin, nasionalisme, dan penghargaan terhadap dunia pendidikan, Hardiknas menjadi ajang penting bagi pelajar dan masyarakat. Untuk menjaga ketertiban, pemerintah telah merilis panduan lengkap dan susunan upacara Hardiknas 2026, sehingga upacara dapat berlangsung seragam di seluruh Indonesia.

Berikut ini tata cara upacara Hardiknas 2026 lengkap, sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Pedoman ini menyatakan bahwa upacara bendera Hardiknas 2026 diselenggarakan secara luring (tatap muka) di semua satuan kerja dan pendidikan di Indonesia, termasuk kantor pemerintah provinsi, kabupaten, kota, serta perwakilan Indonesia di luar negeri.

Hari, tanggal, dan waktu pelaksanaan
Hari: Sabtu
Tanggal: 02 Mei 2026
Waktu: pukul 07.30 waktu setempat
Tempat: halaman kantor, sekolah, lapangan, atau tempat lain yang telah disepakati panitia setempat

Ketentuan pakaian
a. Undangan dan peserta upacara mengenakan pakaian adat daerah/tradisional sederhana.
b. Petugas upacara mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) sesuai ketentuan.

Pakaian adat daerah/tradisional dipilih untuk menumbuhkan dan merawat nasionalisme, cinta tanah air, serta melestarikan warisan budaya Indonesia. Pakaian harus sesuai norma kepantasan, tidak menghambat mobilitas, dan tidak membebani undangan serta peserta.

Susunan Upacara Hardiknas 2026

  • Pemimpin Upacara memasuki lapangan upacara.
  • Pembina Upacara tiba di tempat upacara.
  • Penghormatan kepada Pembina Upacara.
  • Laporan Pemimpin Upacara.
  • Pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh korsik/paduan suara.
  • Mengheningkan cipta dipimpin oleh Pembina Upacara.
  • Pembacaan naskah Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara.
  • Pembacaan naskah Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945.
  • Pembacaan teks Ikrar Pelajar Indonesia diikuti oleh seluruh murid (khusus satuan pendidikan formal).
  • Pembacaan Keputusan Presiden RI tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dan penyematan lencana kepada penerima Satyalancana Karya Satya (jika ada).
  • Amanat pembina upacara (pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah).
  • Menyanyikan Lagu Wajib Nasional.
  • Pembacaan doa. Sebelum pembacaan doa, petugas pembaca doa sebaiknya menjelaskan bahwa doa upacara dibacakan secara agama Islam. Petugas pembaca doa selanjutnya mempersilakan peserta upacara yang tidak beragama Islam untuk berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
  • Laporan Pemimpin Upacara.
  • Penghormatan kepada Pembina Upacara.
  • Pembina Upacara meninggalkan mimbar upacara.
  • Upacara selesai, dapat dilanjutkan dengan mata acara tambahan (khusus satuan pendidikan formal menyanyikan dan/atau mendengarkan lagu Rukun Sama Teman bersama-sama).

Berikut naskah lengkap lagu dan teks yang dibacakan dalam upacara.

Lagu Indonesia Raya

Indonesia tanah airku tanah tumpah darahku
Di sanalah aku berdiri jadi pandu
Ibuku Indonesia kebangsaanku bangsa dan tanah airku
Marilah kita berseru Indonesia bersatu
Hiduplah tanahku hiduplah negriku
Bangsaku rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya merdeka merdeka tanahku negeriku yang kucinta
Indonesia Raya merdeka merdeka hiduplah Indonesia Raya
Indonesia Raya merdeka merdeka tanahku negeriku yang kucinta
Indonesia Raya merdeka merdeka hiduplah Indonesia Raya

Lagu Mengheningkan Cipta

Dengan seluruh angkasa raya memuji
Pahlawan negara
Nan gugur remaja diribaan bendera
Bela nusa bangsa
Kau kukenang wahai bunga putra bangsa
Harga jasa
Kau cahya pelita
Bagi Indonesia merdeka

Teks Pancasila

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Teks Pembukaan UUD 1945

UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA 1945
PEMBUKAAN
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.
Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.
Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebagsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia, yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ikrar Pelajar Indonesia

Kami Pelajar Indonesia, berikrar untuk:
1. Belajar dengan baik
2. Menghormati orang tua
3. Menghormati guru
4. Rukun sama teman
5. Mencintai tanah air Indonesia

Dengan mengikuti panduan resmi Kemendikdasmen, upacara Hardiknas 2026 dapat dilaksanakan secara tertib dan seragam di seluruh Indonesia. Setiap satuan pendidikan, kantor pemerintah, dan perwakilan Indonesia di luar negeri diharapkan mematuhi susunan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Upacara ini menjadi ajang bagi semua peserta untuk mengekspresikan rasa cinta tanah air, menghargai warisan budaya, dan menegaskan komitmen terhadap pendidikan. Dengan demikian, Hardiknas 2026 menjadi momentum penting bagi bangsa untuk terus maju melalui pendidikan.

HardiknasPendidikan NasionalUpacara BenderaPancasilaUUD 1945Ki Hadjar DewantaraSatyalancana Karya Satya

Komentar

Memuat komentar...