Harga Emas Antam 24K Turun Rp 1.000 per Gram Jumat
Gambar atau konten salah?
Harga emas 24 karat Antam menurun pada perdagangan hari ini, Jumat 8 Mei 2026. Nilai per gram turun Rp 1.000, sehingga menjadi Rp 2.839.000.
Menurut situs Logam Mulia Antam, satuan harga terkecil—0,5 gram—berharga Rp 1.469.500. Untuk ukuran yang lebih besar, 10 gram dijual Rp 27.885.000, sedangkan 1.000 gram (1 kg) dibanderol Rp 2.779.600.000.
Jika dilihat dalam seminggu terakhir, harga emas Antam berada di kisaran Rp 2.799.000–Rp 2.839.000 per gram. Namun, dalam sebulan terakhir, harga cenderung turun, berada di antara Rp 2.900.000 dan Rp 2.839.000 per gram.
Buyback, yaitu harga yang dibayar Antam ketika Anda menjual emas, juga turun Rp 1.000 per gram menjadi Rp 2.644.000 per gram.
Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024 mengatur bahwa setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 dikenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%. Pajak ini dipotong langsung dari total nilai transaksi saat buyback dilakukan.
Berikut rincian harga emas Antam hari ini:
- 0,5 gram: Rp 1.469.500
- 1 gram: Rp 2.839.000
- 2 gram: Rp 5.618.000
- 3 gram: Rp 8.402.000
- 5 gram: Rp 13.970.000
- 10 gram: Rp 27.885.000
- 25 gram: Rp 69.587.000
- 50 gram: Rp 139.095.000
- 100 gram: Rp 278.112.000
- 250 gram: Rp 695.015.000
- 500 gram: Rp 1.389.820.000
- 1.000 gram: Rp 2.779.600.000
Data ini mencerminkan harga jual Antam dari 1 gram hingga 1.000 gram pada hari Jumat 8 Mei 2026. Perubahan harga menunjukkan fluktuasi pasar, sementara kebijakan pajak memastikan transparansi bagi penjual emas. Dengan pemahaman ini, konsumen dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi tentang pembelian atau penjualan emas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Standalone Market Bukan Kategori Terendah MSCI
IHSG Anjlok 10,76%, Rupiah Tembus 18.000 Usai MSCI Umumkan Downgrade
BEI Kaget MSCI Umumkan Potensi Status Baru Lebih Cepat dari Jadwal
IHSG Melemah, Investor Asing Jual Rp 2,92 Triliun
Menkeu: Riset Jerman Buktikan MSCI Tak Selalu Benar
Airlangga Kaget MSCI Umumkan Lebih Cepat soal Status Pasar Modal RI
