Harga Emas Antam Tetap Rp 2,893,000 per Gram Meski Turun

Sinta R. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Harga Emas Antam Tetap Rp 2,893,000 per Gram Meski Turun

Gambar atau konten salah?

Harga emas Antam pada 22 Maret 2026 berada di Rp 2.893.000 per gram. Nilai ini sudah tidak berubah sejak 20 Maret 2026, setelah mengalami penurunan tajam sebesar Rp 103.000 per gram. Koreksi ini dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Harga emas memang cenderung turun imbas konflik di Timur Tengah.” ujar Ibrahim Assuaibi, pengamat mata uang dan komoditas. Ia menambahkan, hampir tidak ada komentar dari pemimpin Iran yang menyatakan situasi di negaranya, sehingga investor lebih memilih menaruh dana di dolar AS.

Menurut Ibrahim, situasi ini menciptakan peralihan logam mulia ke dolar. Ia menegaskan, “Karena Iran sedang kekosongan pemimpin. Walaupun sudah ada pemimpin pun, tetapi pemimpin tersebut tidak mau berkomentar karena ada ketakutan daerahnya itu akan kelihatan dan akan diserang kembali.

Namun, ia juga menganggap bahwa momen ini merupakan kesempatan terbaik bagi investor untuk membeli emas. Ia memprediksi bahwa pada akhir Mar 2026, harga emas akan kembali menguat.

Mungkin mendekati akhir Mar ini logam mulia akan terus mengalami kenaikan. Jadi, kalau orang bilang kenapa logam mulia sepertinya ditinggalkan? Oh, tidak ditinggalkan. Ini ada peralihan dari logam mulia ke dolar AS. Nanti ada waktunya akan berpindah kembali ke logam mulia.

Ia menegaskan bahwa emas tetap menjadi instrumen terbaik untuk menjaga nilai uang. Bahkan, ia menilai ada peluang harga emas menembus Rp 3,5 juta hingga akhir tahun.

Sebenarnya pada saat terjadi koreksi terhadap logam mulia, ini kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan pembelian. Karena kemungkinan besar (harganya naik) menjadi Rp 3,5 juta sampai akhir tahun, dan ini momentum yang paling bagus bagi masyarakat.

Harga emas saat ini menunjukkan fluktuasi yang dipengaruhi oleh dinamika geopolitik. Meskipun mengalami penurunan, prediksi para analis menyatakan bahwa nilai logam mulia akan naik kembali, menandakan peluang bagi para pembeli yang ingin melindungi kekayaan mereka.

Harga emasKonflik Timur TengahInvestorDolar ASLogam muliaGeopolitikPrediksi harga

Komentar

Memuat komentar...