Harga Emas Antam Turun Rp5.000 per Gram, Rp2.798k per gram
Gambar atau konten salah?
Harga emas Antam 24 karat turun Rp 5 000 per gram, jadi sekarang Rp 2 798 000 per gram. Perubahan ini terjadi setelah harga naik tajam kemarin.
Menurut situs Logam Mulia Antam, pada Selasa, 26 Mei 2026, satuan harga terkecil, 0,5 gram, berada di Rp 1 449 000. Harga untuk ukuran lebih besar juga tercatat: 10 gram dijual Rp 27 475 000, sedangkan 1 000 gram (1 kg) dibanderol Rp 2 738 600 000.
Jika dilihat dalam satu minggu terakhir, harga emas Antam hanya naik sedikit, berada di rentang Rp 2 765 000 – Rp 2 803 000 per gram. Sementara dalam satu bulan terakhir, rentang harga tetap antara Rp 2 760 000 – Rp 2 859 000 per gram.
Untuk buyback, harga juga menurun Rp 5 000 per gram, menjadi Rp 2 607 000 per gram. Buyback berarti ketika Anda ingin menjual emas, Antam akan membelinya dengan harga tersebut.
Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024 mengatur bahwa setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 000 000 dikenai Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 1,5 %. Pajak ini dipotong langsung dari total nilai transaksi saat buyback dilakukan.
Berikut rincian harga emas Antam hari ini, 26 Mei 2026, mulai dari 1 gram hingga 1 000 gram:
- 0,5 gram: Rp 1 449 000
- 1 gram: Rp 2 798 000
- 2 gram: Rp 5 536 000
- 3 gram: Rp 8 279 000
- 5 gram: Rp 13 765 000
- 10 gram: Rp 27 475 000
- 25 gram: Rp 68 562 000
- 50 gram: Rp 137 045 000
- 100 gram: Rp 274 012 000
- 250 gram: Rp 684 765 000
- 500 gram: Rp 1 369 320 000
- 1 000 gram: Rp 2 738 600 000
Harga emas Antam menunjukkan fluktuasi kecil dalam periode terakhir, namun tetap berada di kisaran yang relatif stabil. Buyback tetap menjadi opsi bagi pemilik emas yang ingin menjual, meski harus memperhitungkan potongan pajak jika nilai transaksi tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Standalone Market Bukan Kategori Terendah MSCI
IHSG Anjlok 10,76%, Rupiah Tembus 18.000 Usai MSCI Umumkan Downgrade
BEI Kaget MSCI Umumkan Potensi Status Baru Lebih Cepat dari Jadwal
IHSG Melemah, Investor Asing Jual Rp 2,92 Triliun
Menkeu: Riset Jerman Buktikan MSCI Tak Selalu Benar
Airlangga Kaget MSCI Umumkan Lebih Cepat soal Status Pasar Modal RI
