Harga Minyak Tahan Tinggi, Serangan Drone ke PLTN UEA
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Harga minyak masih berada pada level yang cukup tinggi, meski upaya mengakhiri konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang bersekutu dengan Israel tampak terhenti.
Dikutip dari Reuters, pada Senin, 18 Mei 2026, Brent naik US$ 1,36, atau 1,24 %, mencapai US$ 110,62 per barel. Sementara Texas Intermediate di Barat AS berada di US$ 107,26 per barel, naik US$ 1,84, atau 1,75 %.
Perang di Timur Tengah tetap memanas. Baru-baru ini, PLTN di Uni Emirat Arab (UEA) diserang drone, akibat ketegangan antara Iran dan AS.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump diperkirakan sedang membahas opsi militer ekstrem untuk menghadapi Iran.
Harga minyak tetap tinggi meski gencatan senjata gagal, sementara ketegangan di Timur Tengah memicu serangan drone pada PLTN di UEA dan pertimbangan militer ekstrem oleh Trump.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Harga Emas Antam Naik Tipis Rp 4.000 per Gram
Pegadaian Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Ajang In-House Counsel Awards 2026
Kemendag Gandeng Barantin untuk Dongkrak Ekspor
BGN Aktifkan 980 Dapur Gizi di 16 Provinsi, Waspada Calo
IHSG Anjlok 8%, Bursa Efek Indonesia Trading Halt
Kemenkop Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Masuk Anggaran
