Hari Buruh: Kolaborasi Pekerja, Pengusaha, Pemerintah

Dwi H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 83 dibaca
Bisik.id
Hari Buruh: Kolaborasi Pekerja, Pengusaha, Pemerintah

Gambar atau konten salah?

Surabaya, 01 Mei 2026 – Pada peringatan Hari Buruh Internasional, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak semua elemen pekerja, pengusaha, dan pemerintah untuk memperkuat kolaborasi demi kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja.

Ia menegaskan bahwa hubungan industri yang harmonis menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. “May Day menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan industri yang maju, sekaligus memastikan kesejahteraan pekerja,” ujarnya.

Gubernur menyoroti komitmen Pemprov Jatim untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada pekerja sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi dunia usaha. “Kita ingin memastikan bahwa pertumbuhan industri berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan pekerja. Tidak boleh ada yang tertinggal. Semua harus tumbuh bersama,” tegasnya.

Khofifah juga menekankan perlindungan tenaga kerja, termasuk kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan sebagai hak dasar pekerja. “Perlindungan sosial bagi pekerja adalah hal yang tidak bisa ditawar. Ini merupakan bagian dari upaya kita memastikan pekerja dapat bekerja dengan aman, produktif, dan memiliki jaminan masa depan,” imbuhnya.

Produktivitas pekerja menjadi fokus utama. Untuk itu, peningkatan keterampilan, disiplin kerja, dan adaptasi terhadap teknologi harus terus diperkuat. “Peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia bisa dilakukan industri melalui pelatihan vokasi, upskilling, dan reskilling agar pekerja mampu beradaptasi dengan dinamika industri yang terus berkembang, termasuk di era digitalisasi dan transformasi teknologi,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa produktivitas yang meningkat dapat mendorong kesejahteraan pekerja secara berkelanjutan serta memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat industri nasional. “Pekerja harus terus ditingkatkan kapasitasnya agar mampu menjawab tantangan industri masa depan. Di sinilah peran kolaborasi menjadi sangat penting,” katanya.

Gubernur juga mengapresiasi kontribusi seluruh pekerja di Jawa Timur. “Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi‑tingginya kepada seluruh pekerja yang telah memberikan dedikasi dan kontribusi nyata dalam pembangunan Jawa Timur,” ucapnya.

Khofifah berharap momentum May Day 2026 dapat semakin mempererat hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkeadilan. “Dengan satu tekad dan satu tujuan, kita optimistis dapat mewujudkan kesejahteraan bersama serta mendorong Jawa Timur menjadi provinsi yang semakin maju dan berdaya saing,” pungkasnya.

Dengan tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, peringatan ini menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mencapai tujuan bersama.

Kesimpulannya, peringatan Hari Buruh Internasional di Surabaya menyoroti perlunya sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Fokus pada perlindungan sosial, peningkatan keterampilan, dan produktivitas pekerja menjadi landasan bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Jawa Timur.

Hari Buruh Internasionalkolaborasi industrikesejahteraan pekerjaproteksi sosial ketenagakerjaanpeningkatan keterampilandigitalisasiJawa Timur

Komentar

Memuat komentar...