Hari Diabetes Nasional 2024: 20 Juta Penderita di Indonesia
Gambar atau konten salah?
Di Indonesia, setiap tahun pada tanggal 18 April 2024 diperingati sebagai Hari Diabetes Nasional. Hari ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan sistem kesehatan tentang tingginya angka penderita diabetes di tanah air.
Menurut laporan International Diabetes Federation (IDF), Indonesia berada di peringkat kelima dunia ketika dihitung jumlah penderita diabetes. Jumlah tersebut diperkirakan mencapai 19 hingga 20 juta kasus pada periode 2024-2025. Sebagian besar kasus tersebut merupakan diabetes tipe 2, yang biasanya muncul pada usia dewasa.
Diabetes melitus (DM) didefinisikan oleh World Health Organization (WHO) sebagai penyakit metabolik kronis. Penyakit ini ditandai dengan kadar gula darah tinggi dan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, serta protein. Penyebabnya bersifat multi etiologi, artinya ada banyak faktor yang dapat memicu kondisi ini. Singkatnya, ketika tubuh tidak dapat memanfaatkan gula secara maksimal, maka gula akan menumpuk di darah dan menimbulkan risiko komplikasi serius.
Berikut beberapa cara sederhana yang dapat membantu mencegah diabetes, terutama bagi yang belum terdiagnosis:
1. Jaga Berat Badan Ideal
Berat badan berlebih atau obesitas menjadi faktor utama risiko diabetes. Menjaga berat badan dalam batas ideal dapat mengurangi kemungkinan terkena penyakit ini.
2. Terapkan Pola Makan Sehat
Menghindari makanan cepat saji yang tinggi lemak jenuh dan gula membantu menjaga kadar gula darah. Pola makan seimbang dengan porsi nutrisi yang tepat dapat menurunkan risiko diabetes dan penyakit tidak menular lainnya.
3. Kontrol Porsi Makan
Makan berlebihan meningkatkan risiko obesitas, yang pada gilirannya meningkatkan risiko diabetes. Menjaga porsi makanan harian menjadi salah satu strategi pencegahan.
4. Rutin Berolahraga
Aktivitas fisik, baik olahraga ringan maupun berat, membantu menurunkan kadar gula darah. Olahraga membakar kalori dan memanfaatkan glukosa sebagai energi, sehingga menurunkan risiko diabetes.
5. Hindari Merokok
Nikotin dapat merusak sel pankreas yang memproduksi insulin. Merokok meningkatkan risiko diabetes, jadi berhenti merokok adalah langkah penting.
6. Minum Air Putih Secara Cukup
Hidrasi tubuh yang baik membantu mengontrol gula darah dan insulin. Minum air putih rutin dapat menurunkan risiko diabetes.
7. Kelola Stres
Stres kronis memicu hormon stres yang dapat menyebabkan resistensi insulin. Mengelola stres melalui relaksasi atau hobi dapat menurunkan risiko diabetes.
8. Lakukan Pemeriksaan Gula Darah Secara Rutin
Pemeriksaan gula darah membantu memonitor kadar gula dan mendeteksi diabetes secara dini. Bagi orang sehat tanpa risiko tinggi, pemeriksaan ini dapat dilakukan sekali setahun.
Di balik langkah-langkah sederhana tersebut, seorang dokter dan pengembang ekosistem kesehatan terintegrasi, Kelvin Candiago, menyoroti pentingnya pendekatan yang lebih holistik. Ia menegaskan bahwa pengendalian gula darah saja tidak cukup. Menurutnya, “Pendekatan medicine-centric sangat penting untuk stabilisasi kondisi awal, namun secara desain belum ditujukan untuk perbaikan pola hidup jangka panjang. Dalam penanganan diabetes yang berkelanjutan, medikasi seharusnya diposisikan sebagai jembatan, bukan tujuan akhir.” – dr. Kelvin Candiago.
Untuk memperkuat pendekatan ini, dr. Candiago memperkenalkan kerangka metodologis yang dinamakan Protokol 3R. Kerangka ini terbagi menjadi tiga tahap utama:
Road to Rescue (Penyelamatan) – Tahap awal yang bertujuan menstabilkan fluktuasi gula darah ekstrem dengan cepat. Tahap ini juga menjadi dasar pemulihan jangka panjang.
Road to Reverse (Pembalikan) – Tahap di mana kondisi metabolik tubuh diperbaiki. Tujuannya menurunkan kadar HbA1c hingga mencapai batas normal melalui perubahan pola hidup dan intervensi klinis terukur.
Road to Remission (Remisi) – Tahap ketika pasien dapat mempertahankan HbA1c di bawah atau sama dengan 6,5% secara berkelanjutan, dengan atau tanpa konsumsi obat.
Kerangka 3R ini diimplementasikan melalui ekosistem layanan terintegrasi bernama mGanik. Menurut data internal mGanik, sejak tahun 2023 hingga kini, sekitar 500 pasien diabetes telah berhasil mencapai tahap Reverse. Dari jumlah tersebut, 7-10% pasien memenuhi kriteria klinis ketat untuk dinyatakan mencapai fase Remisi Diabetes.
Melalui momentum Hari Diabetes Nasional, mGanik menegaskan bahwa remisi bukanlah hasil instan yang dapat dipaksakan. Remisi adalah proses nyata yang dapat dicapai jika sistem dijalankan dengan tepat dan konsisten oleh pasien. Fokus mGanik adalah memberikan harapan realistis dan kesempatan kedua bagi penyandang diabetes untuk mendapatkan kembali kualitas hidupnya.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa pencegahan diabetes tidak hanya bergantung pada obat, tetapi juga pada perubahan gaya hidup, pola makan, dan aktivitas fisik. Dengan pendekatan yang terintegrasi, pasien dapat mengelola kondisi metabolik mereka secara lebih efektif.
Di Indonesia, angka diabetes terus meningkat. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk memahami risiko dan mengambil langkah preventif sejak dini. Hari Diabetes Nasional menjadi momen penting untuk mengingatkan diri bahwa kesehatan metabolik adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab tenaga medis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Latihan Pra Operasi Patuh Agung 2026 Fokus ETLE Lalu Lintas
Jembatan Selemadeg: Lubang Besar, Perbaikan Masih Menunggu
SMP Jembrana: 99,97% Lulus, Satu Siswa Tidak Lulus Di Sekolah
Enam Pemancing Diselamatkan Setelah Perahu Terbalik Buleleng
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Berita Terbaru
Persaingan Tinggi pada UTBK Plus Unair 2026 Untuk Mahasiswa
Influencer Jakarta Viral Cosplay Disabilitas, Kontroversial
Prabowo Tekankan Standar 8 Potong Ayam MBG, Kumink Jelaskan
Gamelan Bali dan Tarian Tampil di Pagi SF Indo Cita
Wuling Eksion: SUV Plug‑In Hybrid dengan Empat Mode Energi
Indonesia vs Timor Leste: Duel AFF U-19 2026 Live Streaming
Fadia/Tiwi Raih Kemenangan di Perempatfinal Indonesia Open
Debat Tutup Program Studi: Wisnu vs Menteri Yuliarto
