Hari Tatar Sunda Resmi Peringatan Tahunan Jawa Barat

Kartika D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 74 dibaca
Bisik.id
Hari Tatar Sunda Resmi Peringatan Tahunan Jawa Barat

Gambar atau konten salah?

Hari Tatar Sunda resmi diangkat menjadi peringatan tahunan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tanggal 18 Mei. Penetapan ini bertujuan menegaskan akar sejarah sekaligus menghidupkan identitas budaya masyarakat Sunda di tengah perubahan zaman.

Peristiwa bersejarah yang menjadi dasar penetapan tersebut terjadi pada 18 Mei 669 Masehi, ketika Maharaja Tarusbawa mengganti nama Kerajaan Tarumanegara menjadi Kerajaan Sunda. Sejak saat itu, tanggal 18 Mei dianggap sebagai titik awal lahirnya Tatar Sunda.

Menurut Nina Herlina, peneliti sejarah sekaligus dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad), "Dengan memperhatikan beberapa sumber, dapat disimpulkan bahwa awal berdirinya Kerajaan Sunda merupakan awal lahirnya Tatar Sunda pada 18 Mei 669 Masehi sehingga dapat ditetapkan sebagai Hari Tatar Sunda," ujar Nina, 01 Mei 2026.

Rujukan sejarah yang disebutkan Nina tertuang dalam Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantana dan catatan Dinasti Tang di Tiongkok. Penetapan ini kemudian diformalkan melalui Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda.

Namun, Nina menegaskan bahwa esensi peringatan ini bukan sekadar merayakan berdirinya kerajaan semata. Ia menekankan bahwa Hari Tatar Sunda diharapkan menjadi pengingat agar masyarakat terus menjaga, merawat, dan menghidupkan nilai‑nilai budaya Sunda dalam kehidupan sehari‑hari di berbagai wilayah Jawa Barat.

Perspektif serupa disampaikan Hernadi Affandi, dosen Fakultas Hukum Unpad. Ia menilai Hari Tatar Sunda memiliki posisi yang berbeda namun saling melengkapi dengan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat yang diperingati setiap 19 Agustus. "Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat lebih bersifat administratif kenegaraan, sedangkan Hari Tatar Sunda lebih difokuskan pada penguatan akar budaya dan sejarah," ucap Hernadi.

Dengan penetapan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih sadar akan warisan budaya yang kaya. Hari Tatar Sunda menjadi ajakan untuk terus memelihara dan menghidupkan tradisi Sunda, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di antara warga Jawa Barat.

Hari Tatar SundaKerajaan SundaJawa BaratBudaya SundaUnpadPustaka RajyarajyaPeraturan Gubernur

Komentar

Memuat komentar...