Haris Rusly Moti Pujikan Prabowo: Stabilitas Nasional

Bayu K. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 57 dibaca
Bisik.id
Haris Rusly Moti Pujikan Prabowo: Stabilitas Nasional

Gambar atau konten salah?

Di tengah gempa geopolitik yang melanda dunia, Haris Rusly Moti, pemrakarsa 98 Resolution Network, menegaskan rasa syukur atas kepemimpinan Prabowo yang berhasil menciptakan suasana nasional yang damai, stabil, dan bersatu. Ia menilai situasi nasional yang terjaga sebagai harta tak ternilai, terutama ketika banyak negara lain mengalami kekacauan.

Haris menekankan bahwa menjaga situasi tersebut menjadi kewajiban moral bagi semua pihak. Ia menilai bahwa persatuan dan ketenangan ekonomi serta politik adalah fondasi penting bagi keselamatan bersama. Dalam pandangannya, pemerintah harus terus memelihara kondisi ini demi keamanan rakyat.

Menurut Haris, Prabowo dan Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, sering membuka ruang dialog dengan berbagai kalangan yang memiliki pandangan berbeda. Mereka mengunjungi forum formal maupun informal, mendengarkan kritik langsung dari kelompok yang beragam spektrum. Haris menilai hal ini sebagai langkah penting untuk menolak retorika “anti kritik dan anti dialog.”

“Sangat tidak beralasan jika ada pihak yang mengatakan pemerintah anti kritik dan anti dialog,” ujar Haris dalam keterangan tertulis, Rabu, 08 April 2026.

Haris menegaskan bahwa baik Prabowo maupun Dasco tidak mengadopsi taktik “devide et impera” yang memecah masyarakat secara horizontal demi memperkuat kekuasaan. Ia menambahkan bahwa warisan konflik horizontal yang pernah direkayasa di masa lalu telah diupayakan henti oleh Prabowo. Semua upaya tersebut didorong oleh filosofi Pancasila yang menekankan “peaceful management,” manajemen persaudaraan, dan gotong royong.

Sebagai pendukung pemerintah, Haris mengamati kritik yang diarahkan kepada Prabowo dengan cermat. Beberapa kritik masih dapat dimaklumi karena berkaitan dengan koreksi tata kelola program prioritas, seperti Makan Bergizi Gratis dan program lain yang berpotensi menjadi sumber kebocoran. Ia menyatakan bahwa kritik tersebut telah didengar dan diakomodasi, terlihat dari perbaikan tata kelola Makan Bergizi Gratis.

Prabowo telah memerintahkan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Naniek Deang, untuk menyelidiki penyimpangan. Pemerintah juga menutup ribuan dapur MBG yang melanggar aturan. “Ini adalah bukti Presiden Prabowo tidak menutup mata dan telinga terhadap kritik dan koreksi terhadap tata kelola program pemerataan gizi nasional melalui MBG,” tegasnya.

Haris menyoroti program kerakyatan lama seperti BLT, Bansos Beras, Subsidi Pupuk, Gas dan Solar subsidi, dan lainnya masih mengalami penyimpangan. Ia menekankan perlunya perbaikan berkelanjutan hingga hari ini. Program baru yang baru berjalan satu tahun lebih juga belum sempurna, memerlukan penyesuaian pada tingkat tata kelola.

Ia juga menggambarkan kondisi beberapa negara yang terdampak benturan geopolitik, krisis energi, dan kekurangan BBM. Di beberapa tempat, rakyat harus berjalan kaki karena transportasi tidak beroperasi. Namun, di dalam negeri, Prabowo berhasil menjaga pasokan energi tetap stabil dan terjangkau. Meski ada titik kelangkaan gas elpiji, pemerintah menanganinya dan mencegah kenaikan harga BBM subsidi hingga akhir tahun.

Haris menekankan dampak potensial krisis energi. “Kita dapat bayangkan jika terjadi kelangkaan BBM seperti yang terjadi di sejumlah negara, maka dampaknya bisa menghambat distribusi pangan, sembako, dan lain-lain. Kelaparan bisa menimpa rakyat kita.” Ia memohon kepada Tuhan agar malapetaka tersebut tidak terjadi di Indonesia.

Prabowo, sejak awal pemerintahannya, sudah memperkirakan kemungkinan guncangan geopolitik yang dapat memicu kelangkaan energi dan pangan. Sebagai respons, pemerintah mengimplementasikan kebijakan untuk menghindari krisis. Salah satu langkah penting adalah mempercepat program swasembada pangan. Kini, Indonesia mampu berdiri tegak tanpa ketergantungan pada impor beras, meski banyak negara berebut sumber pangan.

Haris menekankan pentingnya persatuan dalam menjaga stabilitas ekonomi. Ia menyoroti bahwa jika ekonomi tidak stabil, harga kebutuhan tidak terkendali, banyak pabrik tutup, terjadi PHK, dan UMKM tidak dapat berdagang. Oleh karena itu, menjaga stabilitas ekonomi menjadi kunci bagi keselamatan rakyat.

Ia juga mengingatkan para ASN, TNI, dan Polri agar tidak menyalahgunakan niat baik Prabowo. Tidak boleh ada yang sengaja mengacaukan tata kelola demi meraup rente. Semua pihak harus berperan menjaga integritas program prioritas.

Melalui berbagai program, Prabowo berusaha mencapai pemerataan kesejahteraan, pendapatan, dan pendidikan. Program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, sekolah rakyat, swasembada pangan, dan swasembada energi merupakan inisiatif progresif yang merespons ketimpangan ekonomi. Haris, bersama relawan dan pendukung, berjanji akan mengawal pelaksanaan program tersebut dengan tata kelola baik untuk mencegah kebocoran.

Ia menutup dengan apresiasi atas kritik konstruktif yang datang dari berbagai pihak. “Kami apresiasi koreksi dukungan dari berbagai pihak agar program tersebut berjalan dan memberi manfaat maksimal kepada rakyat,” tutup Haris.

Dalam konteks global, krisis energi dan pangan menambah tekanan pada negara-negara yang sudah terpuruk. Di Indonesia, kebijakan swasembada pangan dan energi, serta pengawasan ketat terhadap program sosial, menjadi strategi utama untuk menjaga ketahanan nasional. Keberhasilan ini bergantung pada solidaritas rakyat, kepemimpinan yang responsif, dan pengelolaan program yang transparan.

PrabowoMakan Bergizi Gratisswasembada pangankrisis energi98 Resolution Networkkepemimpinanstabilitas ekonomi

Komentar

Memuat komentar...