Harry Kiss Kunjungi Makam Vidi Aldiano, 98% Popularitas Anak
Gambar atau konten salah?
Di tengah suasana Idulfitri, Harry Kiss menyempatkan diri mengunjungi peristirahatan terakhir putranya, almarhum Vidi Aldiano.
Keberadaan Harry di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada 22 Maret 2026 menjadi momen penuh haru sekaligus ajang mengenang warisan sang penyanyi.
Menjelaskan tentang video takbiran Vidi yang sempat viral di media sosial, Harry menegaskan keinginannya agar karya putranya tetap abadi. Ia berkata,
“Oh iya. Iya, kan saya bilang suara Vidi akan terus (ada), ya insyaallah. Jadi ya kita pengin Vidi itu tetap hidup,” kata Harry Kiss.
Ia juga mengklarifikasi bahwa video tersebut merupakan dokumentasi lama yang diambil saat kondisi Vidi masih memungkinkan untuk berkarya. Ia berkata,
“Ya itu tahun lalu kalau nggak salah ya. Tahun ini dia sudah nggak bisa takbiran lagi,” ujarnya.
Harry mengungkapkan rasa syukurnya melihat besarnya cinta publik untuk Vidi. Berdasarkan pantauan data yang ia terima, konten tentang Vidi mendominasi jagat maya dengan respons yang sangat baik dari masyarakat. Ia menyatakan,
“Ya alhamdulillah sampai sekarang semua di media sosial itu, dari hari pertama sampai hari ketujuh, saya lihat di war room-nya Mabes Polri itu, ternyata Vidi itu occupancy-nya itu 98%. Jadi bukan 50 atau berapa, jadi semua isinya dari FYP itu isinya Vidi semua. Intinya yang istilahnya positif. Positif itu tuh dia 98%. Jadi luar biasa. Makanya orang banyak yang coba-coba dagang lewat itulah, inilah gitu, nggak karu-karuan. Tapi ya alhamdulillah, Vidi dikenal sebagai yang baik,” lanjut Harry.
Selain mengenang Vidi secara profesional, Harry juga berbagi cerita mengenai kepolosan cucunya yang ikut berziarah dan merasa heran dengan frekuensi kunjungan keluarga ke makam. Ia menambahkan,
“Di sini itu cucunya, anaknya itu heran gitu loh. 'Ini Mama kenapa sih ke sini mulu?' gitu ya. Lucu banget,” tuturnya.
Idulfitri sering menjadi waktu bagi orang Indonesia untuk merenung dan mengunjungi makam kerabat. Kunjungan Harry menegaskan bahwa warisan Vidi masih hidup lewat musiknya dan kehadiran di media sosial. Data 98% menunjukkan betapa kuatnya minat publik terhadap konten Vidi, sementara reaksi positif di war room Mabes Polri menandakan bahwa kisahnya tetap relevan. Sementara itu, keheranan cucu menunjukkan perbedaan generasi dalam cara menghormati orang tua.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jaga Kolam Ikan Rumah Bersih: Tips Pembersihan dan Nutrisi
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Habonaron: Kepercayaan Asli Simalungun yang Masih Hidup
Rekrutmen Bintara TNI AL Gelombang III 2026: Daftar Sekarang
Pemadaman Listrik Medan Akibat Hujan Deras, PLN Pengerjaan
Banjir di Jalan Meteorologi: Kendaraan Terjebak Tinggi Paha
Berita Terbaru
Paula Hurd & Bill Gates Bersinergi di Breakthrough Prize 2026
Tren Strava Fridge: Minuman di Kulkas Minimarket Jadi Viral
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
