Hasil USG Terungkap: Pasien 31 Tahun Temukan Ginjal Tambahan

Dian P. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
Hasil USG Terungkap: Pasien 31 Tahun Temukan Ginjal Tambahan

Gambar atau konten salah?

31 tahun pria dari Wardha, India datang ke rumah sakit dengan nyeri di bagian kanan punggung bawah yang sudah berlangsung 5 hari. Ia juga merasakan sensasi terbakar ketika buang air kecil dan demam tinggi di atas 39 derajat Celsius.

Selama pemeriksaan fisik, dokter menemukan bahwa perut sisi kanan terasa sakit saat ditekan. Ureanya tampak keruh, meskipun detak jantung, tekanan darah dan pernapasan masih normal.

Hasil tes darah menunjukkan leukosit tinggi, menandakan infeksi. Pemeriksaan kultur urine menemukan bakteri Klebsiella pneumoniae, bakteri umum penyebab infeksi saluran kemih (ISK). Hasil ini memperkuat diagnosis ISK aktif.

Penggunaan USG dan CT Scan mengungkap temuan tak terduga: pasien memiliki ginjal tambahan (supernumerary kidney) yang terhubung dengan ginjal kanan, membentuk struktur menyerupai tapal kuda. Kondisi ini biasanya tidak mengganggu fungsi ginjal dan sering tidak terdeteksi, namun dapat memicu infeksi.

Dalam kasus ini, ginjal kiri dan kanan mengalami pembengkakan. Penumpukan kalkulus (batu ginjal) terbentuk pada ureter kiri, saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih. Batu ini dapat memicu infeksi lebih serius.

Untuk mengatasi masalah, dokter memasang stent tipis di ureter kiri guna melancarkan aliran urine. Pasien menerima infus antibiotik piperacillin dan tazobactam tiga kali sehari, serta antibiotik oral levofloxacin setiap dua hari sekali.

Setelah perawatan selama 48 jam dan hidrasi cukup, kondisi pasien membaik. Ia kemudian diizinkan pulang dan dijadwalkan periksa kembali satu bulan kemudian untuk melepas stent serta penanganan batu ginjal.

Ringkasan: Seorang pria 31 tahun di Wardha, India, terdiagnosis infeksi saluran kemih parah yang memunculkan temuan ginjal tambahan. Pemeriksaan lanjutan menemukan batu ginjal dan infeksi pada ureter kiri. Perawatan melibatkan pemasangan stent dan pemberian antibiotik, dengan hasil perbaikan signifikan setelah 48 jam. Pasien direncanakan untuk kembali satu bulan kemudian guna penyelesaian lebih lanjut.

Infeksi Saluran KemihGinjal SupernumeraryKlebsiella pneumoniaeUSG & CT ScanStent UreterAntibiotik PiperacillinBatu Ginjal

Komentar

Memuat komentar...