Hery Susanto, Ketua Ombudsman, Ditahan Kejaksaan Agung
Gambar atau konten salah?
Hery Susanto, Ketua Ombudsman Republik Indonesia, ditahan oleh Kejaksaan Agung. Ia baru saja dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat pekan lalu.
Anang Suprianta, Kapuspenkum Kejaksaan Agung, enggan menjawab soal kasus yang menjerat Hery. Ia menyatakan bahwa informasi detail akan segera disampaikan lewat keterangan pers.
Sebelum menjadi ketua, Hery sudah lama menjari pejabat di Ombudsman. Ia memegang jabatan tertinggi lembaga tersebut.
Sebagai pejabat negara, Hery juga menyetor laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Laporan terakhirnya diberikan pada Desember 2025 dan terverifikasi pada Maret 2026 sebagai Wakil Ketua Ombudsman.
Dalam laporan tersebut, tercatat harta bersih senilai Rp 4,17 miliar atau Rp 4.170.588.649. Harta terbesar terdiri dari dua bidang tanah dan bangunan senilai Rp 2.350.000.000 di Jakarta Timur dan Cirebon.
Ia juga memiliki dua kendaraan senilai Rp 595.000.000: motor Vespa tahun 2022 dan mobil Chery Micro tahun 2025.
Selain itu, ada simpanan kas senilai Rp 539.688.649 dan harta bergerak lainnya senilai Rp 685.900.000.
Keputusan penahanan ini menambah tekanan pada lembaga pengawasan publik, sementara laporan harta kekayaan Hery menunjukkan aset yang signifikan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Rupiah Tertekan, Dolar Naik, BI Terapkan Threshold Valas
IHSG Turun 1,46% di Pagi, Masuk Zona Merah, Menurunkan 86 Poin
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Wamen Imipas Ditahan
Rupiah Jatuh ke 14.000 per SGD, Pasar Saham Turun 5,2%
IHSG Menurun ke Zona Merah, Turun 1,46% ke 5.854 di Bursa
KAI-INKA Merger Selesai Tahun Ini, Menjadi Holding Subholding
Berita Terbaru
Periksa Status PIP Juni 2026: Cek Online NISN & NIK
Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Padangsidimpuan, Sumut
Mortir Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Papua, Risiko
Rupiah Jatuh 14.000, Pasar Saham Turun 4.1%, Risiko Kredit
Timnas U‑19 Siap Hadapi Timor Leste, Kaka Fokus Evaluasi
Pasangan Adnan-Indah Kalah 18‑21, China Laju ke 16 Besar
Operasi Benjolan Bahu Raffi Ahmad, Dorong Pemeriksaan Rutin
122 Program Studi Tutup Akhir 2026, Menteri Jelaskan Alasan
Telur Ceplok Balado Jadi Pilihan Pagi di Rumah
