Honda Dunk: Skutik 50cc Efisien, Harga Terjangkau 24 Juta
Gambar atau konten salah?
Honda, produsen roda dua asal Jepang, baru saja memperkenalkan model skutik terbaru yang dinamakan Honda Dunk untuk pasar domestik. Model ini dirancang khusus untuk mobilitas perkotaan, sehingga mesin yang dipakai sangat kecil, hanya 50 cc berpendingin cairan satu silinder.
Mesin tersebut mampu menghasilkan 4,5 dk tenaga dan 4,1 Nm torsi. Dengan ukuran mesin sempit, skutik ini tetap ringan namun cukup kuat untuk menaklukkan jalanan kota.
Honda mengklaim bahwa konsumsi bahan bakar skutik ini sangat efisien. Catatan resmi menunjukkan jarak tempuh mencapai 75,3 km per liter. Tangki kapasitasnya 4,5 liter, sehingga dengan penuh, kendaraan dapat menempuh jarak hingga 338 km.
Nilai konsumsi tersebut dapat bervariasi tergantung gaya berkendara, rute, dan berat pengendara. Namun angka yang diumumkan tetap menjadi patokan bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi.
Duk dalam desainnya menonjolkan dimensi mungil dan garis tajam. Skutik ini menggunakan tampilan naked dengan panel instrumen terbuka, memberikan kesan minimalis dan futuristik.
Dimensi lengkapnya adalah panjang 1.675 mm, lebar 700 mm, tinggi 1.040 mm, jarak sumbu roda 1.180 mm, dan tinggi jok 730 mm. Tersedia dalam tiga warna: hitam, abu‑abu, dan biru.
Fitur standar yang ditawarkan meliputi pencahayaan full LED, panel instrumen semi digital, soket pengisian daya ponsel, sistem idling stop (ISS), serta bagasi yang cukup luas untuk skutik sekelasnya.
Harga Honda Dunk baru ini ditetapkan di 229.900 yen, setara dengan sekitar Rp 24 juta. Harga ini masih tergolong terjangkau bila dibandingkan dengan model serupa di pasar Jepang.
Dengan kombinasi mesin kecil, efisiensi bahan bakar tinggi, dan desain yang menarik, Honda Dunk menargetkan konsumen muda dan profesional yang sering berkeliling kota.
Secara keseluruhan, skutik ini menawarkan solusi transportasi urban yang praktis, hemat, dan stylish, cocok bagi mereka yang mencari kendaraan kompak namun handal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
