HPM Panggil Masanao Kataoka Jadi Presiden Direktur Baru
Gambar atau konten salah?
PT Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan Masanao Kataoka sebagai presiden direktur baru pada Senin, 30 Maret 2024. Kataoka menggantikan Shugo Watanabe yang telah memimpin perusahaan selama lebih dari dua tahun.
Karier Kataoka dimulai di Honda Jepang sebagai Marketing Executive pada tahun 2000. Pada 2005 ia menjadi Dealer Operation Sales Consultant, lalu dua tahun kemudian, pada 2007, ia menempati posisi Product Planning Assistant Manager.
Perjalanan internasionalnya dimulai pada 2014 ketika ia bekerja di luar Jepang. Ia menjabat sebagai Marketing & Sales Advisor di Honda Filipina. Empat tahun kemudian, ia pindah ke Honda Malaysia sebagai Marketing & Sales Assistant to CEO/COO. Pada 2020 ia kembali ke Jepang dan menjadi Product Planning Manager. Tiga tahun setelahnya, pada 2023, ia menjadi Life Cycle Business Planning Manager dan kemudian dipromosikan menjadi Automobile Business Strategy General Manager (GM) sebelum akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan HPM di Indonesia.
"Bekerja di berbagai pasar di Asia, termasuk Filipina dan Malaysia memberikan perspektif berharga dalam memahami setiap perkembangan pasar. Menunjukkan bagaimana kebutuhan dan ekspektasi pelanggan dapat berbeda di setiap negara," ujar Kataoka di Sunter, Jakarta Utara, Senin (30/3). Kataoka berjanji akan menjalankan tugas sebaik‑sebaiknya di Honda Indonesia. Dia paham, pasar otomotif nasional menantang. Namun, dia mengaku telah menyiapkan strategi untuk memenangkan hati konsumen.
"Indonesia telah menjadi salah satu pasar terpenting untuk Honda secara global. Saya merasa terhormat bisa memulai perjalanan ini bersama seluruh tim Honda Prospect Motor," kata dia.
Dengan pengalaman luas di berbagai negara Asia, Kataoka membawa perspektif yang mendalam tentang bagaimana menyesuaikan produk dan layanan dengan kebutuhan konsumen lokal. Ia menegaskan komitmennya untuk memimpin HPM menuju pertumbuhan yang berkelanjutan di pasar Indonesia, menyesuaikan strategi dengan dinamika industri otomotif yang terus berubah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
