Hunian Tetap 103 Rumah Banjir Longsor Tapanuli Utara Selesai 2026
Gambar atau konten salah?
Di Kabupaten Tapanuli Utara, pemerintah pusat berupaya mempercepat pembangunan hunian tetap bagi warga yang terjebak akibat longsor. Target penyelesaian dibagi menjadi dua fase, dengan akhir fase kedua diperkirakan pada 30 Juni 2026.
Pada 26 Maret 2026, Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, bersama Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Bencana Nasional, meninjau secara langsung proyek di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Taput. Kedua menteri menegaskan pentingnya pembangunan ini dan menekankan bahwa prosesnya harus tetap menjaga kualitas.
Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Kegiatan ini bertujuan menyediakan tempat tinggal yang aman dan layak bagi korban banjir serta longsor yang terjadi pada akhir tahun 2025.
"Kami ingin pembangunan hunian tetap ini benar-benar selesai dengan baik, tepat waktu, dan berkualitas. Masyarakat korban bencana sudah terlalu lama menunggu kepastian tempat tinggal yang layak,"
Maruarar menegaskan bahwa pembangunan hunian tetap menjadi prioritas utama. Ia meminta pemerintah daerah dan kontraktor melakukan pengawasan ketat agar proyek berjalan sesuai target. Sementara itu, Tito Karnavian menuntut Pemkab Taput lebih serius dalam mengawal proses pembangunan, agar tidak ada hambatan yang mengganggu jadwal.
Target penyelesaian dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama mencakup 68 unit rumah yang diperkirakan selesai pada 5 Mei 2026 dan akan langsung diserahkan kepada masyarakat. Tahap kedua melibatkan 35 unit rumah yang dipastikan selesai pada 30 Juni 2026.
Warga yang terdampak masih menunggu kepastian tempat tinggal yang layak. Pemerintah pusat berjanji bahwa pembangunan ini tidak akan mengorbankan standar bangunan, sekaligus mempercepat proses agar korban tidak menunggu lebih lama lagi.
Inilah upaya konkret pemerintah untuk mengembalikan keamanan dan kenyamanan bagi keluarga yang terkena dampak bencana. Dengan dua fase yang jelas dan dukungan yayasan, harapan akan rumah baru semakin dekat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Habonaron: Kepercayaan Asli Simalungun yang Masih Hidup
Rekrutmen Bintara TNI AL Gelombang III 2026: Daftar Sekarang
Pemadaman Listrik Medan Akibat Hujan Deras, PLN Pengerjaan
Banjir di Jalan Meteorologi: Kendaraan Terjebak Tinggi Paha
Banjir Deras Hujan Malam 3 Juni Rendam Jalan Medan Helvetia
58 Huntara Langkahan Rusak Angin Kencang, PU Siap Perbaikan
Berita Terbaru
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Zodiak Cancer 4 Juni 2026: Hari Ramai Air dan Keberuntungan
Zodiak Virgo 4 Juni 2026: Hari Bintang, Peluang Romantis & Karier
Zodiak Aries 4 Juni 2026: Energi Baru dan Peluang Cinta
Zodiak Libra 4 Juni 2026: Keseimbangan Hari, Cinta, Karier & Kesehatan
Zodiak Scorpio 4 Juni 2026: Panduan Hari Terbaik Hari
Zodiak Leo 4 Juni 2026: Energi Matahari Menuntun Hari Anda
Zodiak Gemini: 4 Juni 2026, Hari Dinamika Kencan dan Karier
