IDAI Waspadai Andes Virus di MV Hondius, Hantavirus 23 Kasus

Nurul H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 81 dibaca
Bisik.id
IDAI Waspadai Andes Virus di MV Hondius, Hantavirus 23 Kasus

Gambar atau konten salah?

JakartaIDAI mengingatkan publik agar tidak terlalu khawatir tentang munculnya Andes Virus yang merebak di MV Hondius. Hingga kini, varian yang dapat menular antar manusia belum terdeteksi di Indonesia.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan menegaskan terdapat 23 kasus Hantavirus dalam tiga tahun terakhir. Jenis mayoritas yang teridentifikasi adalah Seoul Virus, tanpa adanya Andes Virus.

Prof Dr dr Dominicus Husada, SpA, SubspIPT, anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, menilai bahwa penyakit lain seperti campak dan difteri masih memerlukan perhatian khusus.

Karena yang membuat saya prihatin, saat ini rumah kita ini sedang terbakar, kasus-kasus infeksi di Indonesia ini begitu banyaknya dan kita tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk mengatasinya, kata dr Dominicus dalam konferensi pers IDAI, Jumat, 08 Mei 2026.

Ia menegaskan bahwa campak dan difteri, meski berdampak luas, belum ditangani secara optimal setelah bertahun-tahun, sehingga masih menjadi risiko kesehatan yang signifikan.

Menurutnya, menerapkan gaya hidup bersih dan sehat dapat mencegah infeksi Hantavirus, sehingga tidak perlu menimbulkan beban besar bagi negara.

Saya sebagai orang infeksi akan mengatakan bahwa kita tidak perlu takut juga dan kita tidak perlu mengeluarkan begitu banyak sumber daya terhadap sesuatu yang risikonya bagi kita itu sebetulnya tidak sangat besar, kata dr Dominicus.

Kita lebih baik menyiagakan orang per orang, keluarga per keluarga. Seperti tadi misalnya, kuncinya perilaku hidup bersih sehat, itu kan tiap orang bisa dan itu murah. Itu sudah sangat efektif untuk menjaga dan negara tidak perlu mengeluarkan biaya, tandasnya.

Pesan IDAI menekankan bahwa pencegahan sederhana di tingkat pribadi dan keluarga dapat mengurangi risiko infeksi tanpa memerlukan alokasi sumber daya yang besar, menegaskan pentingnya kebersihan dan perilaku sehat.

Andes VirusHantavirusSeoul ViruscampakdifteriIDAIKementerian KesehatanProf Dr Dominicus Husada

Komentar

Memuat komentar...