Idul Adha 2026: Libur Nasional 27–28 Mei, Cuti Bersama

Bayu K. · 3 min baca · 24 hari lalu · 81 dibaca
Bisik.id
Idul Adha 2026: Libur Nasional 27–28 Mei, Cuti Bersama

Gambar atau konten salah?

Idul Adha 2026 akan menjadi hari libur nasional yang disertai cuti bersama. Pemerintah telah menetapkan jadwal resmi, sehingga masyarakat dapat merencanakan kegiatan lebih awal.

Libur nasional akan berlangsung dua hari berturut-turut, yakni 27 Mei 2026 dan 28 Mei 2026. Pada 27 Mei 2026 diberlakukan libur nasional, sementara pada 28 Mei 2026 diberlakukan cuti bersama. Penetapan ini tercantum dalam Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan nomor 1497/2025, 2/2025, dan 5/2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.

Berikut rincian jadwal Idul Adha 2026:

27 Mei 2026Libur nasional Idul Adha 1447 H (Rabu)

28 Mei 2026Cuti bersama Idul Adha 1447 H (Kamis)

29 Mei 2026Hari kejepit (Jumat), berada di antara cuti bersama dan akhir pekan. Masyarakat dapat mengambil cuti tahunan pada hari ini untuk memperpanjang libur.

Jika mengambil cuti pada 29 Mei 2026, maka libur akan menjadi enam hari berturut-turut, dimulai dari 27 Mei 2026 hingga 1 Juni 2026. Berikut urutan lengkapnya:

27 Mei 2026 – Libur nasional Idul Adha 1447 H (Rabu)

28 Mei 2026 – Cuti bersama Idul Adha 1447 H (Kamis)

29 Mei 2026 – Rekomendasi cuti (Jumat)

30 Mei 2026 – Libur akhir pekan (Sabtu)

31 Mei 2026 – Libur akhir pekan (Minggu)

1 Juni 2026 – Libur nasional Hari Lahir Pancasila (Senin)

Berikut penjelasan lebih rinci mengenai kapan Idul Adha 2026 diperkirakan akan jatuh, berdasarkan dua sumber utama: versi pemerintah dan versi Muhammadiyah.

Versi Pemerintah

Pemerintah memperkirakan Idul Adha 2026 akan jatuh pada 27 Mei 2026. Prediksi ini tercantum dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama. Kemenag menjelaskan posisi hilal pada 29 Zulkaidah 1447 H secara hisab telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS. Tinggi hilal tercatat di atas 3 derajat dan elongasi di atas 6,4 derajat, sehingga secara teori telah memenuhi kriteria imnakur rukyat.

Menurut data tersebut, bulan Zulkaidah 1447 H diperkirakan berlangsung 29 hari dan berakhir pada 17 Mei 2026. Dengan demikian, 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 Mei 2026. Hari Raya Idul Adha, yang bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 H, diperkirakan berlangsung pada 27 Mei 2026.

Namun, tanggal tersebut masih bersifat prediksi sampai hasil rukyatul hilal dan sidang isbat yang digelar Kemenag. Sidang isbat penetapan awal Dzulhijjah 1447 H dijadwalkan pada 17 Mei 2026. Hasil sidang akan diumumkan melalui konferensi pers sebagai acuan resmi bagi umat Islam di Indonesia.

Versi Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan tanggal Lebaran Idul Adha 2026 lebih awal. Penetapan tersebut tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah.

Berikut rincian penetapan Idul Adha 2026 versi Muhammadiyah:

1 Dzulhijjah 1447 H18 Mei 2026 (Senin)

9 Dzulhijjah 1447 H26 Mei 2026 (Selasa)

10 Dzulhijjah 1447 H27 Mei 2026 (Rabu)

Dengan demikian, baik pemerintah maupun Muhammadiyah sepakat bahwa Idul Adha 2026 akan jatuh pada 27 Mei 2026. Masyarakat dapat memanfaatkan hari kejepit pada 29 Mei 2026 untuk memperpanjang libur menjadi enam hari, termasuk akhir pekan dan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.

Informasi ini penting bagi siapa saja yang merencanakan perjalanan, cuti, atau kegiatan lain selama periode Idul Adha. Dengan mengetahui jadwal resmi dan potensi libur panjang, perencanaan dapat dilakukan lebih matang dan terhindar dari kebingungan.

Idul Adha 2026cuti bersamalibur nasionalHari Lahir Pancasilaversi Muhammadiyah

Komentar

Memuat komentar...