IHSG Balik Arah, Ditutup Melemah ke 6.441
Gambar atau konten salah?
Pada akhir sesi perdagangan Jumat, 18 September, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berbalik arah dan ditutup melemah. Padahal, di awal perdagangan pagi hari, indeks sempat mencatatkan penguatan dan berada di kisaran 6.500-an.
Data dari RTI Business menunjukkan, IHSG turun 0,33% ke posisi 6.441,15 pada penutupan sore ini. Sebelumnya, indeks sempat menyentuh level tertinggi hariannya di angka 6.521,02 pada pagi hari. Volume perdagangan tercatat mencapai 32,60 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 19,25 triliun. Frekuensi perdagangan saham mencapai 1.919.522 kali.
Indeks LQ45, yang berisi saham-saham berkapitalisasi besar, juga ikut tertekan. LQ45 melemah 1,25% ke level 640.249 pada penutupan. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, hanya 204 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, 442 saham lainnya justru melemah, dan 144 saham tercatat stagnan.
Jika dilihat dalam periode yang lebih panjang, kinerja IHSG juga masih negatif. Sepanjang lima hari perdagangan terakhir, indeks melemah 1,53%. Sementara itu, dalam sebulan terakhir, IHSG tercatat turun 0,93%.
Pelemahan ini terjadi setelah indeks sempat menunjukkan penguatan di awal hari, menunjukkan bahwa sentimen pasar berubah sepanjang sesi perdagangan. Data menunjukkan lebih banyak saham yang melemah dibandingkan yang menguat, menandakan tekanan jual cukup dominan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Standalone Market Bukan Kategori Terendah MSCI
IHSG Anjlok 10,76%, Rupiah Tembus 18.000 Usai MSCI Umumkan Downgrade
BEI Kaget MSCI Umumkan Potensi Status Baru Lebih Cepat dari Jadwal
IHSG Melemah, Investor Asing Jual Rp 2,92 Triliun
Menkeu: Riset Jerman Buktikan MSCI Tak Selalu Benar
Airlangga Kaget MSCI Umumkan Lebih Cepat soal Status Pasar Modal RI
