IHSG Dibuka Merah, Terjun Hampir 1% di Awal Perdagangan
Gambar atau konten salah?
Pagi ini, perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia langsung menunjukkan tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah dengan penurunan yang cukup signifikan. Menjelang akhir pekan, IHSG terpantau berada di kisaran 6.200-an.
Berdasarkan data yang dihimpun, pada pukul 09.05 WIB, IHSG tercatat di level 6.255,34. Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,95% atau setara dengan 59,96 poin. Saat pembukaan, indeks sempat berada di level 6.266,97. Rentang pergerakannya cukup lebar, dengan level tertinggi menyentuh 6.268,53 dan level terendah mencapai 6.227,40.
Aktivitas transaksi pagi ini tercatat cukup ramai. Volume perdagangan mencapai 3,54 miliar saham dengan nilai transaksi alias turnover sebesar Rp 1,70 triliun. Frekuensi transaksi yang terjadi sebanyak 222.718 kali. Dari total saham yang diperdagangkan, hanya 132 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, 370 saham lainnya justru melemah, dan 176 saham tercatat stagnan.
Pelemahan IHSG ini sejalan dengan tekanan yang terjadi di bursa Asia lainnya. Indeks Nikkei di Jepang tercatat anjlok hingga 3%. Indeks Hang Seng di Hong Kong juga turun 1,31%, dan Shanghai Composite Index di China melemah 0,64%. Kondisi ini menunjukkan bahwa sentimen negatif cukup dominan di pasar regional pada hari ini.
Secara keseluruhan, mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia mengalami pelemahan pada awal perdagangan. Jumlah saham yang melemah hampir tiga kali lipat dibandingkan saham yang menguat, yang mengindikasikan tekanan jual yang cukup kuat sejak pembukaan pasar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Standalone Market Bukan Kategori Terendah MSCI
IHSG Anjlok 10,76%, Rupiah Tembus 18.000 Usai MSCI Umumkan Downgrade
BEI Kaget MSCI Umumkan Potensi Status Baru Lebih Cepat dari Jadwal
IHSG Melemah, Investor Asing Jual Rp 2,92 Triliun
Menkeu: Riset Jerman Buktikan MSCI Tak Selalu Benar
Airlangga Kaget MSCI Umumkan Lebih Cepat soal Status Pasar Modal RI
