IHSG Jatuh ke 6.241, Sepanjang 2026 Sudah Anjlok 27,81%
Gambar atau konten salah?
Pada penutupan perdagangan Jumat, 25 September 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami pelemahan. Indeks yang sering disebut sebagai indeks saham Garuda ini turun ke kisaran angka 6.200-an menjelang akhir pekan.
Berdasarkan data dari RTI Business, IHSG melemah sebesar 0,90% dan berada di level 6.241,89 pada sore hari. Padahal, di awal pembukaan perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertingginya di angka 6.328,41. Namun, penguatan itu tidak bertahan lama.
Volume perdagangan pada hari itu tercatat mencapai 33,26 miliar, dengan total nilai transaksi sebesar Rp 9,45 triliun. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.633.682 kali sepanjang hari. Angka-angka ini menunjukkan aktivitas pasar yang cukup tinggi meskipun indeks melemah.
Hingga penutupan, sebanyak 558 saham tercatat melemah. Sementara itu, hanya 118 saham yang berhasil menguat, dan 117 saham lainnya stagnan. Indeks LQ45 juga ikut melemah sebesar 0,35% ke level 621.107 pada penutupan hari yang sama.
Secara lebih luas, dalam sepekan terakhir IHSG tercatat melemah hingga 3,09%. Lebih parah lagi, sepanjang tahun 2026, indeks saham ini sudah melemah hingga 27,81%. Penurunan ini menunjukkan tekanan yang cukup besar pada pasar saham Indonesia sepanjang tahun ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Standalone Market Bukan Kategori Terendah MSCI
IHSG Anjlok 10,76%, Rupiah Tembus 18.000 Usai MSCI Umumkan Downgrade
BEI Kaget MSCI Umumkan Potensi Status Baru Lebih Cepat dari Jadwal
IHSG Melemah, Investor Asing Jual Rp 2,92 Triliun
Menkeu: Riset Jerman Buktikan MSCI Tak Selalu Benar
Airlangga Kaget MSCI Umumkan Lebih Cepat soal Status Pasar Modal RI
