IHSG Naik 0,56% Menutup 7.500,19, Saham Besar Berperan

Bima J. · 3 min baca · 3 bulan lalu · 93 dibaca
Bisik.id
IHSG Naik 0,56% Menutup 7.500,19, Saham Besar Berperan

Gambar atau konten salah?

Pada Senin, 13 April 2024, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan di zona positif, naik 0,56% menjadi 7.500,19. Kenaikan ini didorong oleh saham-saham besar seperti BRPT yang melonjak 14,36%, BREN naik 4,74%, dan TPIA menguat 6,58%. Sebaliknya, beberapa saham menurunkan indeks, contohnya BBCA turun 1,87%, SMMA melemah 6,12%, dan BMRI terkoreksi 1,50%.

Aksi beli investor asing tetap terlihat kuat di pasar reguler, dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp626,14 miliar. Secara keseluruhan, investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp396,77 miliar di seluruh pasar.

Dari sisi sektor, delapan dari sebelas sektor mencatatkan penguatan. Sektor energi memimpin dengan kenaikan 2,64%, sementara sektor keuangan menjadi yang paling tertekan, turun 1,31%.

Sentimen global turut memberikan dorongan. Bursa saham Amerika Serikat menutup menguat, di mana Dow Jones naik 0,63% ke level 48.218, S&P 500 menguat 1,02% ke 6.886, dan Nasdaq naik 1,23% ke 23.183. Optimisme pasar dipengaruhi oleh peluang tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran. Hal ini tercermin pada penguatan ETF Indonesia (EIDO) sebesar 1,06%, sementara indeks MSCI Indonesia cenderung bergerak terbatas dengan kenaikan tipis 0,02%.

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) melaporkan pertumbuhan kinerja sepanjang 2025. Pendapatan perusahaan meningkat 17,35% menjadi Rp76,60 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp65,28 triliun. Laba bersih juga naik 17,24% menjadi Rp1,32 triliun dari Rp1,12 triliun. Kenaikan ini sejalan dengan bertambahnya beban pokok penjualan yang mencapai Rp68,25 triliun atau naik 17,67%. Penopang utama pendapatan ERAA masih berasal dari penjualan telepon seluler dan tablet dengan kontribusi 78,42%. Kinerja tersebut didukung oleh jaringan distribusi yang luas, yakni 2.333 gerai ritel dan 70 pusat distribusi. Manajemen menyampaikan bahwa fokus pada segmen menengah ke atas menjadi strategi untuk menjaga kestabilan bisnis di tengah dinamika pasar.

PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) bersiap membagikan dividen tunai sebesar Rp330,36 miliar dari laba bersih tahun buku 2025 yang tercatat Rp400,48 miliar. Nilai dividen per saham ditetapkan Rp45, meningkat dibandingkan Rp43 pada tahun sebelumnya, dengan rasio pembagian mencapai 82,40%. Keputusan tersebut telah disahkan dalam RUPS Tahunan pada 8 April 2024. Jadwal cum dividen di pasar reguler jatuh pada 16 April 2024, sedangkan pembayaran kepada pemegang saham direncanakan pada 28 April 2024. Adapun sisa laba sebesar Rp70,11 miliar akan dialokasikan sebagai laba ditahan untuk mendukung kegiatan usaha ke depan.

  • ELSA - Buy 700-715 | TP 725-740 | SL 670
  • WIFI - Buy 2360-2380 | TP 2420-2480 | SL 2210
  • IMPC - Buy 2340-2370 | TP 2430-2480 | SL 2200
  • BWPT - Buy 133-135 | TP 138-141 | SL 125
  • BKSL - Buy 118-121 | TP 124-128 | SL 112

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

Pasar saham Indonesia menutup pada 13 April 2024 dengan kenaikan kecil, didorong oleh saham-saham besar. Investor asing tetap membeli secara signifikan, sementara sektor energi unggul. Kinerja dua perusahaan besar menunjukkan pertumbuhan pendapatan dan laba, dan keduanya mengumumkan dividen. Rekomendasi saham menyoroti peluang di beberapa sektor. Semua informasi ini memberi gambaran tentang dinamika pasar dan potensi investasi di masa mendatang.

IHSGBRPTinvestor asingsektor energiPT Erajaya SwasembadaPT Arwana CitramuliaETF Indonesia

Komentar

Memuat komentar...