IHSG Naik 0,72%, 25 Mei: Bank & Otomotif Dorong Kenaikan

Bambang W. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 82 dibaca
Bisik.id
IHSG Naik 0,72%, 25 Mei: Bank & Otomotif Dorong Kenaikan

Gambar atau konten salah?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pada hari Senin, 25 Mei 2026, dengan kenaikan 0,72% menjadi 6.206,35. Kenaikan ini didorong oleh pergerakan saham di sektor perbankan dan otomotif.

Di antara saham yang naik, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tumbuh 3,93%, PT Bank Central Asia Tbk menguat 3,39%, dan PT Astra International Tbk bertambah 3,70%. Sementara itu, beberapa saham mengalami tekanan. PT Barito Pacific Tbk melemah 7,79%, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk turun 11,93%, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk terkoreksi 9,12%.

Investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar 2,09 triliun rupiah di pasar reguler dan 2,22 triliun rupiah di semua pasar. Dari sisi sektoral, enam sektor berhasil menutup perdagangan di zona hijau. Sektor transportasi menjadi penopang utama dengan kenaikan 3,83%, sedangkan sektor energi mengalami koreksi paling dalam sebesar 2,04%.

Para pelaku pasar memperhatikan libur bursa saham Amerika Serikat pada hari Senin karena peringatan Memorial Day. Pergerakan IHSG diperkirakan masih terbatas di tengah sentimen positif yang muncul dari pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat, yang diyakini dapat meredakan ketegangan geopolitik. Penundaan implementasi penuh kebijakan ekspor DSI hingga awal 2027 juga menjadi perhatian investor.

Meskipun demikian, potensi aksi ambil untung menjelang libur panjang bursa masih membayangi pergerakan indeks. Di sisi lain, MSCI Indonesia offshore tercatat menguat 1,70%, menambah sentimen positif bagi pasar domestik.

Berita emitens:

Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) resmi bergabung dalam konsorsium proyek Waste to Energy bersama Zhejiang Weiming melalui anak usaha PT Ananta Energi Asia. Konsorsium ini akan menggarap dua proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Danantara di wilayah Denpasar Raya dan Bogor Raya. Zhejiang Weiming dikenal sebagai salah satu operator PSEL terbesar di dunia. Pada tahun 2025, perusahaan tersebut memproduksi listrik berbasis sampah sebesar 4,62 miliar kWh. Kerja sama ini membuka peluang pendapatan berulang bagi SOFA melalui skema Power Purchase Agreement (PPA) selama 30 tahun dengan PT PLN (Persero) menggunakan tarif tetap US$0,20 per kWh.

Millennium Pharmacon International Tbk (SDPC) menargetkan pertumbuhan pendapatan menjadi Rp5 triliun pada tahun 2026, naik 21,68% dibandingkan target 2025 sebesar Rp4,1 triliun. Perseroan juga memperkirakan laba bersih meningkat menjadi Rp60 miliar dari proyeksi sebelumnya Rp38,46 miliar. Untuk menopang target tersebut, SDPC tengah menyelesaikan pembangunan gudang pusat di Bekasi yang ditujukan meningkatkan kapasitas hingga tiga kali lipat. Hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai 95% dan memasuki tahap akhir penyelesaian. Perseroan juga menyiapkan ekspansi cabang di Kupang dan Kendari dengan estimasi kontribusi pendapatan masing-masing sekitar Rp5 miliar per bulan.

Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) menetapkan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp270 per saham dengan total nilai Rp775,49 miliar. Nilai tersebut setara dengan 30% laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Sepanjang tahun 2025, SMAR membukukan pendapatan Rp86,95 triliun atau tumbuh 10,29% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih perseroan juga meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi Rp2,58 triliun, sementara laba per saham naik menjadi Rp900. Pada perdagangan 25 Mei 2026, saham SMAR ditutup di level Rp5.225 per saham dengan indikasi dividend yield sekitar 5,17%. Cum date dividen dijadwalkan pada 4 Juni dan pembayaran dividen akan dilakukan pada 18 Juni 2026.

Rekomendasi saham hari ini:

  • BRIS – Buy 1905-1915 | TP 1935-1990 | SL 1805
  • INDF – Buy 6850-6925 | TP 6975-7050 | SL 6525
  • PGAS – Buy 1865-1875 | TP 1900-1925 | SL 1760
  • SSIA – Buy 1685-1700 | TP 1725-1770 | SL 1590
  • ISAT – Buy 2130-2160 | TP 2190-2240 | SL 2020

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

Pergerakan indeks yang menguat pada hari Senin, 25 Mei 2026, dipengaruhi oleh kinerja positif di sektor perbankan dan otomotif serta sentimen baik dari perkembangan geopolitik. Namun, tekanan pada beberapa saham dan potensi aksi ambil untung menjelang libur panjang menambah ketidakpastian. Sementara itu, berita emitens menampilkan peluang pertumbuhan bagi perusahaan yang terlibat dalam proyek energi terbarukan, farmasi, dan agribisnis, menunjukkan diversifikasi strategi bisnis yang dapat mempengaruhi kinerja saham di masa mendatang.

IHSGsektor perbankansektor otomotifMSCI Indonesia Offshorekonsorsium Waste to EnergyPSELgeopolitik Iran-Amerikakebijakan DSI ekspor

Komentar

Memuat komentar...