IHSG Naik 4,1% Menutup 6.254,96, LQ45 Menaik 4,56% di BSE
Gambar atau konten salah?
Pada hari Senin, 15 Juni 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup dengan kenaikan lebih dari 4 %, mencapai 6.254,96. Indeks ini sempat mencapai puncak 6.345,79 sebelum menutup. IHSG mencerminkan kinerja semua saham terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Papan perdagangan utama LQ45 juga menguat 4,56 %, menutup pada 624.682. Dari 603 saham, 125 mengalami penurunan, dan 90 tetap stabil.
Selama sesi, volume perdagangan total mencapai 54,53 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 30,11 triliun. Total transaksi yang dilaksanakan mencapai 3 258 746 kali.
Kekuatan indeks didorong oleh saham konglomerasi. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik 24,53 % ke Rp 660 per saham. PT Chandra Asia Pacific Tbk (TPIA), milik Prajogo Pangestu, tumbuh 13,51 % ke Rp 2 100. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), bagian Grup Djarum, naik 13,37 % ke Rp 390. Di sisi plat merah, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) naik 9,82 % ke Rp 3 130, sementara PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 7,75 % ke Rp 5 075.
Pergerakan kuat ini menandakan sentimen positif di pasar saham Indonesia, meski masih ada saham yang melemah. Investor memperhatikan dinamika saham konglomerasi dan plat merah sebagai pendorong utama.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Standalone Market Bukan Kategori Terendah MSCI
IHSG Anjlok 10,76%, Rupiah Tembus 18.000 Usai MSCI Umumkan Downgrade
BEI Kaget MSCI Umumkan Potensi Status Baru Lebih Cepat dari Jadwal
IHSG Melemah, Investor Asing Jual Rp 2,92 Triliun
Menkeu: Riset Jerman Buktikan MSCI Tak Selalu Benar
Airlangga Kaget MSCI Umumkan Lebih Cepat soal Status Pasar Modal RI
