IHSG Naik 4,24% dalam Sepekan, Asing Masih Jual Rp75 Triliun
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan selama pekan perdagangan 13 hingga 17 Juli 2026. Indeks berhasil merangkak naik dan bertengger di level 6.100-an.
Berdasarkan catatan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 4,24% dalam lima hari perdagangan terakhir. Pada penutupan Jumat, 17 Juli 2026, indeks berada di angka 6.175,535. Angka ini melonjak dari posisi sebelumnya yang tercatat di 5.924,360 pada Jumat pekan lalu.
Di hari Jumat kemarin, investor asing mencatatkan nilai beli bersih atau net foreign buy sebesar Rp 638,05 miliar. Namun situasinya berbeda jika dilihat secara keseluruhan. Sepanjang tahun 2026, indeks saham masih mencatatkan aksi jual bersih atau net foreign sell yang jumlahnya sangat besar, yakni lebih dari Rp 75 triliun.
"Investor asing hari ini (Jumat) mencatatkan nilai beli bersih Rp 638,05 miliar dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 75,712 triliun," tulis Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, dalam keterangan resminya pada Sabtu, 18 Juli 2026.
BEI juga melaporkan sejumlah data positif lainnya. Rata-rata nilai transaksi harian mengalami kenaikan signifikan sebesar 36,25%. Angkanya melonjak dari Rp 10,27 triliun di pekan sebelumnya menjadi Rp 13,99 triliun.
Tak hanya itu, rata-rata volume transaksi harian juga ikut meningkat. Pekan ini volumenya naik 27,75% menjadi 26,17 miliar saham, dibandingkan pekan sebelumnya yang sebesar 20,49 miliar saham.
Rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini juga menunjukkan tren positif. Frekuensinya naik 24,60% menjadi 2,33 juta kali transaksi, dari sebelumnya 1,87 juta kali transaksi di pekan sebelumnya.
Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI ikut terdongkrak. Angkanya naik 3,95% menjadi Rp 10.749 triliun, dari posisi pekan sebelumnya yang sebesar Rp 10.340 triliun.
Meskipun IHSG menguat dan beberapa indikator transaksi harian menunjukkan perbaikan, investor asing secara keseluruhan masih mencatatkan posisi jual bersih yang besar sepanjang tahun ini. Angka jual bersih yang mencapai lebih dari Rp 75 triliun menunjukkan bahwa tekanan jual dari investor asing masih cukup dominan, meskipun ada momen beli bersih dalam sehari.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Standalone Market Bukan Kategori Terendah MSCI
IHSG Anjlok 10,76%, Rupiah Tembus 18.000 Usai MSCI Umumkan Downgrade
BEI Kaget MSCI Umumkan Potensi Status Baru Lebih Cepat dari Jadwal
IHSG Melemah, Investor Asing Jual Rp 2,92 Triliun
Menkeu: Riset Jerman Buktikan MSCI Tak Selalu Benar
Airlangga Kaget MSCI Umumkan Lebih Cepat soal Status Pasar Modal RI
