IHSG Turun 1,27%; Banyak Saham Konglomerat Jatuh Pada Kamis
Gambar atau konten salah?
IHSG turun 1,27 % menjadi Rp 7.445,96 pada sesi I perdagangan Kamis, 23 April 2026. Sebagian besar saham mengalami penurunan.
Di antara saham konglomerat, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 4,38 % ke Rp 2.400 per lembar. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), milik Prajogo Pangestu, jatuh lebih tajam, 8,52 % ke Rp 4.940. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menurun 3,98 % menjadi Rp 2.170.
Berikutnya, saham Prajogo lainnya juga melemah. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 1,62 % ke Rp 6.075, sementara PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menurun 3,04 % ke Rp 1.115.
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), yang dimiliki oleh Sugianto Kusuma alias Aguan, turun 1,63 % menjadi Rp 9.075. PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mengalami penurunan 2,21 % ke Rp 4.870.
Di sisi lain, saham konglomerat Hapsoro juga terpengaruh. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) turun 4,04 % ke Rp 1.305 per lembar.
Hingga penutupan sesi I, tercatat 227 saham menguat, 445 saham melemah, dan 145 saham stagnan. Volume perdagangan IHSG sepanjang hari mencapai 32,42 miliar dengan nilai transaksi Rp 11,69 triliun.
Secara keseluruhan, pasar menunjukkan tren penurunan, meski sejumlah saham tetap menguat. Hal ini mencerminkan sentimen pasar yang beragam pada hari tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Standalone Market Bukan Kategori Terendah MSCI
IHSG Anjlok 10,76%, Rupiah Tembus 18.000 Usai MSCI Umumkan Downgrade
BEI Kaget MSCI Umumkan Potensi Status Baru Lebih Cepat dari Jadwal
IHSG Melemah, Investor Asing Jual Rp 2,92 Triliun
Menkeu: Riset Jerman Buktikan MSCI Tak Selalu Benar
Airlangga Kaget MSCI Umumkan Lebih Cepat soal Status Pasar Modal RI
