IHSG Turun 1,70%, Rupiah Jatuh Rp18.049, Tegaskan Kuat

Sigit W. · 1 min baca · 1 jam lalu · 33 dibaca
Bisik.id
IHSG Turun 1,70%, Rupiah Jatuh Rp18.049, Tegaskan Kuat

Gambar atau konten salah?

Jakarta, pasar keuangan Indonesia telah merasakan tekanan baru-baru ini. Tekanan tersebut terlihat pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pada nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terus melemah.

Meski begitu, pemerintah menegaskan bahwa fundamental ekonomi negara masih cukup kuat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang stabil dan tingkat inflasi yang masih terjaga.

Menurut data perdagangan RTI Business, IHSG turun 1,70% menjadi 5.839,78 pada penutupan perdagangan hari ini Rabu (4 Juni 2026) dan telah dikoreksi 32,46% sepanjang tahun 2026.

Sementara itu, data Bloomberg menunjukkan nilai tukar rupiah menembus level Rp 18.049 per dolar AS pada hari ini.

“Yang pasti bisa kami sampaikan bahwa kita harus yakin bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita yang tergambar dari pertumbuhan ekonomi, kemudian dari inflasi yang masih terjaga, insyaallah sesungguhnya kita memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat,” ungkap Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (4 Juni 2026).

Koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan terus berlangsung untuk memperkuat nilai tukar rupiah. “Kami pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, kemudian Bank Indonesia, kemudian juga Otoritas Jasa Keuangan, terus berkoordinasi secara intens untuk terus memonitor dan kemudian melakukan langkah-langkah,” tambahnya.

Keputusan koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret dalam menstabilkan mata uang domestik, sekaligus menjaga kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

IHSGRupiahBank IndonesiaInflasiInvestasiKoordinasiPasar ModalKementerian Keuangan

Komentar

Memuat komentar...