IHSG Turun 2,57%, Investor Asing Catat Jual Bersih Rp 304 Miliar
Gambar atau konten salah?
Jakarta - Pada perdagangan Jumat (17 Oktober 2023), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang signifikan sebesar 2,57%, mencapai posisi 7.915,66. Beberapa saham seperti BBCA (+2,74%), UNTR (+3,75%), dan AMMN (+0,95%) berkontribusi positif terhadap indeks, sementara DSSA (-13,78%), BREN (-5,10%), dan BRPT (-7,12%) menjadi faktor penekan utama.
Data perdagangan menunjukkan bahwa investor asing melakukan jual bersih sebesar Rp 304,03 miliar di pasar reguler. Namun, secara keseluruhan, terdapat beli bersih sebesar Rp 3,04 triliun di seluruh pasar. Semua sektor mengalami penurunan, dengan sektor teknologi mencatatkan penurunan tertinggi sebesar 5,25%.
Pemerintah telah menambah anggaran bantuan sosial sebesar Rp 30 triliun melalui program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat, yang akan menargetkan 35,47 juta keluarga penerima. Setiap keluarga akan menerima Rp 300 ribu per bulan yang akan dibayarkan sekaligus untuk tiga bulan ke depan. Penyaluran bantuan ini dimulai pada 20 Oktober 2023. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk konsumsi harian. Emiten di sektor barang konsumsi seperti ICBP dan MYOR diperkirakan akan mendapat dampak positif dari kebijakan ini.
Kabar Emiten:
1. Alamtri Resources (ADRO): ADRO memperkuat kepemilikannya di Alamtri Minerals (ADMR) dengan membeli 231 juta saham tambahan seharga Rp 1.435 per saham, total transaksi mencapai Rp 331,48 miliar. Setelah pembelian ini, kepemilikan ADRO meningkat dari 84,45% menjadi 85,02%, setara dengan 34,76 miliar saham. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang ADRO dalam pengembangan hilirisasi mineral, khususnya pembangunan smelter aluminium di Kalimantan Utara.
Rekomendasi Saham Hari Ini:
- BBCA - Beli 7400-7500 | TP 7600-7700 | SL 7150
- MYOR - Beli 2170-2190 | TP 2230-2280 | SL 2030
- ICBP - Beli 9350-9400 | TP 9550-9825 | SL 8750
- SIDO - Beli 530-540 | TP 550-575 | SL 505
- BKSL - Beli 122-126 | TP 128-133 | SL 115
Perlu diingat, analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya tergantung pada masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi.
Video terkait IHSG menunjukkan pergerakan yang tipis di tengah tekanan asing dan ketidakpastian global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Standalone Market Bukan Kategori Terendah MSCI
IHSG Anjlok 10,76%, Rupiah Tembus 18.000 Usai MSCI Umumkan Downgrade
BEI Kaget MSCI Umumkan Potensi Status Baru Lebih Cepat dari Jadwal
IHSG Melemah, Investor Asing Jual Rp 2,92 Triliun
Menkeu: Riset Jerman Buktikan MSCI Tak Selalu Benar
Airlangga Kaget MSCI Umumkan Lebih Cepat soal Status Pasar Modal RI
