IHSG Turun 2,76% Pasca Pengumuman BUMN Ekspor Baru
Gambar atau konten salah?
Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), menanggapi penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus melemah.
Ia menyatakan, Tentunya sama kalau IHSG, ini kan mereka perlu mencari certainty juga, pengin tahu hasilnya, kata Pandu kepada wartawan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis 21 Mei 2026.
Menurut Pandu, IHSG jatuh karena investor masih menunggu kepastian tentang pelaksanaan BUMN ekspor baru yang diumumkan pada Rabu 20 Mei 2026.
Ia menegaskan optimisme, Insyaallah pasti baik lah, kan kita pasti akan melihat market, marketnya penting. Optimis (IHSG bisa naik), secepatnya, ucap Pandu.
Data RTI menunjukkan IHSG melemah lebih dari 2% di sesi awal perdagangan hari ini. Saat ini, indeks berada di level 6.144, turun 174 poin atau 2,76%.
Hari sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan semua ekspor sumber daya alam akan dikelola satu pintu melalui BUMN yang sudah ditunjuk. Komoditasnya meliputi kelapa sawit, batu bara, hingga paduan besi ferro alloy.
Prabowo menjelaskan, Penjualan semua hasil sumber daya alam kita, kita mulai dengan minyak kelapa sawit, batu bara dan paduan besi, kita wajibkan harus dilakukan penjualannya melalui BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah RI sebagai pengekspor tunggal, jelasnya dalam rapat paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu 20 Mei 2026.
Tujuan dibentuknya PT Danantara Sumberdaya Indonesia adalah memperkuat tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) sekaligus menutup celah praktik kurang bayar pajak.
Pandu mengajak investor tetap optimis, menekankan bahwa pasar saham dapat naik secepatnya jika pemahaman tentang keuntungan BUMN ekspor sudah jelas.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat menstabilkan pasar, meningkatkan kepercayaan investor, dan memperkuat pendapatan negara melalui pengelolaan ekspor yang terpusat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nasabah Maybank: Reksa Dana Jatuh Tempo 2023 Belum Cair
IHSG Sentuh 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor
China Beri Peringkat Utang Tertinggi ke Indonesia
Sandwich Generation: 82,96% Rumah Tangga Masih Bergantung pada Lansia
Bank Mandiri Perkuat Keamanan Siber Digital
Menkeu Bantah Rumor S&P Turunkan Peringkat Indonesia
