IHSG Turun 2,87%: Saham BUMN Terkena Dampak Besar Hari Ini
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2,87 % menutup sesi pertama perdagangan pada hari Senin, 08 Juni 2024, berakhir di level 5.434,40. Indeks sempat jatuh lebih dari 4 % di awal sesi, mencapai 5.346,33.
Penurunan ini disertai koreksi tajam pada banyak saham BUMN. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk turun 11,96 % ke harga Rp 2.430 per saham. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk jatuh 5,10 % ke Rp 1.675. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk turun 4,39 % ke Rp 1.090. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menurun 2,92 % ke Rp 2.660. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turun 2,80 % ke Rp 3.120, sementara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk hanya turun 0,52 % ke Rp 3.820.
Di sektor pertambangan, PT Timah (Persero) Tbk menurun 2,22 % ke Rp 3.080. PT Bukit Asam (Persero) Tbk turun 1,16 % ke Rp 2.560. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk menurun 1,82 % ke Rp 2.700.
Perusahaan aviasi dan bahan baku juga terpengaruh. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk turun 1,96 % ke Rp 50. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menurun 4,18 % ke Rp 1.490. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk turun 3,87 % ke Rp 174.
Di sektor konstruksi, PT PP (Persero) Tbk turun 4,42 % ke Rp 173. PT Adhi Karya (Persero) Tbk menurun 3,47 % ke Rp 139. PT Jasa Marga (Persero) Tbk turun 2,85 % ke Rp 2.730.
Di bidang farmasi, PT Kimia Farma Tbk menurun 1,97 % ke Rp 398.
Pergerakan harga ini mencerminkan tekanan yang meluas pada perusahaan BUMN, terutama di sektor telekomunikasi, perbankan, pertambangan, dan manufaktur. Investor yang menaruh perhatian pada saham-saham ini mungkin menunggu sinyal pemulihan sebelum membuat keputusan. Kinerja pasar pada hari ini menunjukkan bahwa volatilitas masih tinggi, dan koreksi lebih lanjut tidak dapat dihindari tanpa perubahan kondisi fundamental.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Standalone Market Bukan Kategori Terendah MSCI
IHSG Anjlok 10,76%, Rupiah Tembus 18.000 Usai MSCI Umumkan Downgrade
BEI Kaget MSCI Umumkan Potensi Status Baru Lebih Cepat dari Jadwal
IHSG Melemah, Investor Asing Jual Rp 2,92 Triliun
Menkeu: Riset Jerman Buktikan MSCI Tak Selalu Benar
Airlangga Kaget MSCI Umumkan Lebih Cepat soal Status Pasar Modal RI
