IHSG turun 4,94% ke 5.889,48, sementara pasar ASEAN naik
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 4,94 % hingga 5.889,48 pada penutupan sesi I perdagangan 03 Juni 2024. Indeks ini sempat menguat tipis di 6.213,80 pada awal sesi, namun akhirnya jatuh ke level terendah hari itu.
Volume perdagangan mencapai 26,37 miliar rupiah, dengan nilai transaksi sebesar Rp 14,89 triliun. Jumlah transaksi saham tercatat sebanyak 1.798.806 kali.
Indeks LQ45 juga melemah, turun 4,64 %. Dari 714 saham, 714 mengalami penurunan, 35 saham menguat, dan 64 saham tetap stagnan.
Pergerakan IHSG berbanding terbalik dengan beberapa bursa negara ASEAN. Thailand menampilkan SET Index yang menguat 1,26 % ke level 1.588,06, serta kenaikan 26,07 % sepanjang tahun 2026. Filipina menunjukkan PSEi yang naik 1,69 % ke 6.012,79. Singapura dengan Straits Times Index (STI) menguat 0,83 % ke 5.139,70, dan kenaikan 10,39 % YTD. Malaysia menampilkan FTSE Malaysia Index (FBMKLCI) yang naik 0,50 % ke 1.691,44. Vietnam di sisi lain, VN-Index turun 0,94 % ke 1.809,26.
Secara keseluruhan, pasar saham Indonesia mengalami penurunan pada hari tersebut, sementara beberapa rekan ASEAN berhasil meningkatkan indeks mereka. Pergerakan ini menyoroti perbedaan dinamika pasar di kawasan tersebut, di mana faktor ekonomi dan kebijakan masing-masing negara memengaruhi kinerja pasar sahamnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nasabah Maybank: Reksa Dana Jatuh Tempo 2023 Belum Cair
IHSG Sentuh 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor
China Beri Peringkat Utang Tertinggi ke Indonesia
Sandwich Generation: 82,96% Rumah Tangga Masih Bergantung pada Lansia
Bank Mandiri Perkuat Keamanan Siber Digital
Menkeu Bantah Rumor S&P Turunkan Peringkat Indonesia
