IHSG Turun ke Zona Merah, MSCI Hapus Saham HSC Pada 21 April

Ratna D. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 63 dibaca
Bisik.id
IHSG Turun ke Zona Merah, MSCI Hapus Saham HSC Pada 21 April

Gambar atau konten salah?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai sesi perdagangan di zona merah, turun ke 7.535 setelah sebelumnya dibuka di 7.560. Penurunan ini mencapai 58 poin atau 0,77 %.

Pergerakan ini dipicu oleh rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengeluarkan saham Indonesia yang masuk kategori High Shareholding Concentration (HSC). HSC berarti kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi.

Menurut data RTI, pada Selasa, 21 April 2026, pukul 9:10 WIB, IHSG berada di level 7.535, bergerak antara 7.518 dan 7.568. Nilai transaksi indeks pada perdagangan pagi mencapai Rp 1,96 triliun.

Jumlah lembar saham yang diperdagangkan mencapai 5,45 miliar, dengan total transaksi 301.716 kali. Dari transaksi tersebut, 240 saham menguat, 293 saham melemah, dan 183 saham stagnan.

Selain penurunan harian, IHSG turun 1,77 % secara mingguan dan 12,80 % sepanjang tahun 2026. Namun, indeks masih menguat 7,37 % dalam periode bulanan.

MSCI mengumumkan perpanjangan rebalancing indeks saham Indonesia pada Mei 2026. Dalam pengumuman tersebut, MSCI menyatakan masih meninjau dampak reformasi pasar modal terhadap aksesibilitas investasi. “MSCI akan mengeluarkan saham yang diidentifikasi oleh otoritas Indonesia dalam kerangka High Shareholding Concentration (HSC),” tulis pengumuman MSCI.

Pergerakan indeks ini mencerminkan ketidakpastian pasar akibat perubahan kebijakan kepemilikan saham, sekaligus menunjukkan volatilitas yang masih tinggi di pasar modal Indonesia.

IHSGMSCIHSCvolatilitas pasarrebalancing indeksreformasi pasar modalkepemilikan sahamindeks saham Indonesia

Komentar

Memuat komentar...