IHSG Turun Tajam, Investor Asing Catat Outflow Rp 3,80 Triliun

Cahyo S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 33 dibaca
Bisik.id
IHSG Turun Tajam, Investor Asing Catat Outflow Rp 3,80 Triliun

Gambar atau konten salah?

Jakarta - Pada perdagangan yang berlangsung pada tanggal 07 Februari 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun sebesar -1,93% atau -132,96 poin, sehingga mencapai level 6.742. Hari ini, 10 Februari 2025, IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dalam rentang 6.680-6.800.

Menurut Ratih Mustikoningsih, seorang ahli keuangan dari Ajaib Sekuritas, dalam analisisnya, beberapa faktor memengaruhi pergerakan IHSG. Selama sepekan, IHSG mengalami penurunan sebesar -5,16%. Penurunan ini menjadi yang terburuk jika dibandingkan dengan bursa di Asia Tenggara. Investor asing mencatatkan outflow di pasar ekuitas sebesar Rp 3,80 triliun. Sentimen negatif muncul setelah laporan keuangan dari bank-bank besar menunjukkan penurunan kinerja profitabilitas akibat tingginya suku bunga dan terbatasnya daya beli.

Selain itu, IHSG mengalami koreksi di akhir pekan setelah MSCI mengumumkan bahwa saham-saham yang terafiliasi dengan Barito Group tidak akan masuk dalam rebalancing indeks bulan Februari 2025. Saham-saham yang termasuk dalam daftar pengecualian tersebut adalah PTRO, BREN, dan CUAN. Pengumuman resmi mengenai rebalancing indeks dijadwalkan berlangsung pada 11 Februari 2025.

Dari sisi internasional, bursa Wall Street juga mengalami penurunan di akhir pekan. Aksi ambil untung terjadi setelah laporan data ketenagakerjaan menunjukkan hasil yang lebih rendah dari harapan. Pada bulan Januari 2025, non-farm payroll turun menjadi 143 ribu, dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 307 ribu. Sementara itu, tingkat pengangguran turun menjadi 4,1%. Di sisi lain, Presiden Trump mengusulkan kenaikan tarif impor baja dan aluminium sebesar 25%, yang akan diumumkan pada awal pekan ini.

Di Asia, China melaporkan inflasi tahunan meningkat sebesar 0,5% pada Januari 2025 dan inflasi bulanan sebesar 0,7%. Kenaikan ini didorong oleh berbagai stimulus moneter dan fiskal yang bertujuan untuk mendukung daya beli masyarakat.

Rekomendasi Saham Hari Ini:

  • INDF
    Buy: 7.650
    TP: 7.900
    Stop loss: 7.350
    INDF berpotensi melakukan pembalikan di area support dengan pola inverse hammer.
  • MIKA
    Buy: 2.430
    TP: 2.520
    Stop loss: 2.300
    MIKA berada dalam fase sideways dengan posisi harga di area support.
  • EMTK
    Buy: 590
    TP: 610
    Stop loss: 575
    EMTK menunjukkan tren bullish di atas MA 5,20,100.

Perusahaan yang menjadi anak usaha Emtek Group, yaitu Super Bank, rencananya akan melakukan IPO pada tahun 2025 dengan target perolehan dana mencapai USD 300 juta atau sekitar Rp 4,8 triliun.

Rangkaian pergerakan IHSG dan rekomendasi saham ini menunjukkan kondisi pasar yang bergejolak. Investor disarankan untuk tetap memantau perkembangan yang ada, baik dari dalam negeri maupun faktor global yang dapat mempengaruhi pasar saham.

IHSGkoreksioutflowsuku bungainflasirebalancinglaporan keuanganIPO

Komentar

Memuat komentar...