Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026: Kemenangan Putra
Gambar atau konten salah?
Asian Beach Games Sanya 2026 dimulai pada 23 April 2024 di Tianya Haijiao, Sanya. Tim voli pantai Indonesia meraih dua kemenangan pada hari pertama, menandai langkah awal yang kuat di ajang regional.
Pasangan putra Bintang Akbar dan Sofyan Achmad memulai turnamen dengan kemenangan telak atas wakil Timor Leste, Joel Savio Valente dan Joninho Fernandes Xavier. Skor akhir 21‑14 dan 21‑8 menunjukkan dominasi Indonesia di dua set pertama. Pelatih Tim Voli Pantai Putra, Andy Ardiansyah, menekankan pentingnya adaptasi: “Fokus kami di pertandingan pertama adalah adaptasi dengan lapangan dan angin. Secara keseluruhan sudah cukup baik, dan kami juga tidak ingin terlalu memaksakan permainan untuk menghindari risiko cedera,” ia tulis pada Kamis.
Di sektor putri, Nur Atika Sari dan Josephine Kaize mengalahkan pasangan Maladewa, Aishath Ishfau Ishag dan Rishga Mariyam, dengan skor 21‑1 dan 21‑6. Kemenangan ini dianggap modal penting untuk laga berikutnya. Atika menjelaskan strategi awal: “Pertandingan pertama ini kami gunakan untuk adaptasi karena belum sempat mencoba lapangan sebelumnya. Kami juga mulai membangun ritme permainan untuk pertandingan selanjutnya,” ia katakan. Ia menambahkan rencana taktik: “Kami akan mencoba strategi bola‑bola cepat agar permainan lebih variatif dan efektif di pertandingan selanjutnya,”
Namun, pasangan Fairuz Baihaqly dan Imam Ahmad Faisal mengalami kekalahan melawan wakil Lebanon, Jad Abi Karam dan Hadi El Chabib. Indonesia kalah 21‑16 di set pertama, dan pertandingan terhenti di set kedua ketika Fairuz cedera pada skor 20‑16. Meskipun hasil tidak menguntungkan, pelatih tetap menyoroti catatan positif: “Kami akan fokus memperbaiki beberapa kesalahan, terutama di servis, agar bisa tampil lebih optimal di pertandingan berikutnya,” tutup Andy.
Hari pertama Asian Beach Games Sanya 2026 menampilkan kombinasi kemenangan cepat dan tantangan taktis bagi tim voli pantai Indonesia. Kemenangan awal menegaskan kesiapan tim, sementara cedera dan kesalahan servis menunjukkan area yang perlu diperbaiki sebelum pertandingan selanjutnya. Dengan adaptasi lapangan dan strategi permainan yang terus disempurnakan, Indonesia berupaya menjaga momentum positif di ajang ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
