Indonesia Luncurkan Dana Penerbangan Mandiri Bersama SMBC
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Pada 01 April 2026, Indonesia resmi meluncurkan platform investasi pertama di bidang aviation leasing melalui pembentukan Mandiri Aviation Leasing Fund. Inisiatif ini merupakan hasil kerjasama antara Danantara Investment Management, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management.
Danantara menanamkan modal sekitar US$800 juta atau Rp13,53 triliun (kurs 16.916). Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan langkah penting bagi partisipasi Indonesia dalam ekosistem pembiayaan penerbangan global.
"Dengan menjadi mitra utama dalam inisiatif ini bersama SMBC Aviation Capital dan Mandiri Investment Management, Danantara Indonesia berinvestasi di platform kelas dunia, yang memberikan imbal hasil optimal sekaligus membangun kapabilitas strategis bagi Indonesia," ujar Pandu dalam keterangan tertulis.
Pengelolaan Mandiri Aviation Leasing Fund akan dilakukan bersama oleh Mandiri Investment Management dan SMBC Aviation Capital, berdasarkan perjanjian kerja sama yang menggabungkan keahlian Mandiri dalam merancang struktur dana dan keahlian operasional SMBC dalam industri aviation leasing. Sebagai bagian dari kerjasama, SMBC akan menyediakan layanan operasional dan pengelolaan aircraft leasing serta membangun kapabilitas jangka panjang di Indonesia.
Pandu berharap, dalam jangka panjang, platform ini dapat mendukung ekspansi Danantara ke kelas aset global terkait. Selain itu, ia menilai bahwa dana ini akan memberikan imbal hasil optimal yang disesuaikan dengan risiko bagi investor, sekaligus menempatkan Indonesia dalam rantai nilai global industri aviation leasing.
Kerjasama ini juga menjadi landasan bagi kerja sama ekonomi yang lebih luas antara Indonesia dan Jepang, membuka peluang investasi lintas batas yang berkelanjutan antara SMBC Group dan Danantara Indonesia.
"Kami sangat senang dapat menjalin kemitraan strategis ini, yang akan membantu memajukan ekosistem penerbangan di Indonesia dan juga di luar negeri. Melalui kerja sama erat dengan Mandiri dan Danantara Indonesia, kami berharap dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang, inovasi, dan kolaborasi di seluruh sektor ini," kata Barry Flannery, Chief Commercial Officer SMBC Aviation Capital.
Dengan peluncuran Mandiri Aviation Leasing Fund, Indonesia menandai langkah berani dalam industri aviation leasing, menawarkan potensi pengembalian yang menarik dan memperkuat kapasitas strategis nasional. Inisiatif ini juga mempererat hubungan ekonomi dengan Jepang dan menempatkan Indonesia sebagai pemain penting dalam rantai nilai global aviation finance.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nasabah Maybank: Reksa Dana Jatuh Tempo 2023 Belum Cair
IHSG Sentuh 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor
China Beri Peringkat Utang Tertinggi ke Indonesia
Sandwich Generation: 82,96% Rumah Tangga Masih Bergantung pada Lansia
Bank Mandiri Perkuat Keamanan Siber Digital
Menkeu Bantah Rumor S&P Turunkan Peringkat Indonesia
