Indonesia Naik Peringkat FIFA, Malaysia Turun Akibat Sanksi

Vera T. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 45 dibaca
Bisik.id
Indonesia Naik Peringkat FIFA, Malaysia Turun Akibat Sanksi

Gambar atau konten salah?

Posisi Timnas Indonesia dalam peringkat FIFA telah naik satu peringkat, sementara Malaysia turun drastis karena sanksi.

Menurut data yang dirilis FIFA pada Senin, 23 Maret 2026, Indonesia kini menempati peringkat ke-121. Sebelumnya, skuad Garuda berada di posisi ke-122 dan sempat berada di bawah Malaysia.

Malaysia mengalami penurunan drastis setelah kasus naturalisasi pemain ilegal memengaruhi hasil pertandingan mereka. Dua laga Malaysia melawan Nepal dan Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027 dinyatakan kalah 0–3. Akibatnya, Malaysia kini mengoleksi 1095,90 poin dan turun ke peringkat ke-135. Indonesia tetap mengantongi 1144,73 poin.

Vietnam juga kena cipratan karena kekalahan 0–4 mereka dari Malaysia kini menjadi menang 3–0. Alhasil Vietnam naik 5 strip ke posisi ke-103 dengan 1213,62 poin.

Posisi ini masih akan berubah seiring dengan agenda FIFA Matchday pada 23 hingga 31 Maret. Timnas Indonesia akan memainkan dua laga FIFA Series pada 27 dan 30 Maret melawan Saint Kitts dan Nevis serta Bulgaria/Kepulauan Solomon. Malaysia dan Vietnam masih akan satu laga sisa Ronde 3 Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 31 Maret. Kebetulan dua negara ini akan saling berhadapan di markas Vietnam pada 31 Maret.

Vietnam bisa semakin melesat jika bisa menang atas Malaysia yang sedang dalam kondisi hancur. Sementara Timnas Indonesia juga bisa memperbaiki posisinya lagi jika memaksimalkan dua laga melawan Saint Kitts dan Nevis serta Bulgaria/Kepulauan Solomon.

Peringkat FIFA terbaru menunjukkan:

Spanyol: 1877,18 poin (posisi 103). Vietnam: 1213,62 poin (+5). Indonesia: 1144,73 poin (+1). Malaysia: 1095,90 poin (-14).

Perubahan peringkat ini menyoroti dinamika kompetisi regional dan pentingnya pertandingan selanjutnya bagi setiap tim.

Peringkat FIFATimnas IndonesiaMalaysiaVietnamKualifikasi Piala Asia 2027Naturalization pemain ilegalSaint Kitts dan Nevis

Komentar

Memuat komentar...