Indonesia Perkuat Posisi di Pameran Kuliner Global FHTB 2026
Gambar atau konten salah?
Food, Hotel & Tourism Bali 2026 (FHTB 2026) akan berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pada tanggal 28‑30 April 2026. Acara ini menampilkan pameran kuliner, hotel, dan pariwisata berskala global.
Partisipasi Indonesia di pameran ini dianggap sebagai langkah konkret memperkuat posisi negara dalam rantai industri kuliner dunia. Dengan menampilkan produk lokal di panggung internasional, diharapkan daya saing produk Indonesia di pasar global meningkat.
Menurut data, nilai pasar industri makanan dan minuman diproyeksikan mencapai 4,346 miliar dolar AS pada tahun 2025, dengan tingkat pertumbuhan 10,79 %. Angka ini menandakan potensi yang semakin menjanjikan bagi para pelaku industri.
FHTB 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi, melainkan juga ruang business matching, perluasan jejaring, dan pertukaran pengetahuan antar pelaku. Hal ini memberi peluang bagi perusahaan kecil dan menengah untuk menjalin kemitraan strategis serta membuka jalur ekspor.
“Melalui ajang ini, pelaku usaha mendapatkan akses promosi serta peluang konkret untuk membangun kemitraan, membuka jalur ekspor, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai industri kuliner dunia,” ujar Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya.
Perkembangan positif sektor pariwisata turut membuka peluang bagi ekonomi kreatif. Pada tahun 2023, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 11,68 juta, dengan Bali menjadi destinasi utama yang menarik 5,25 juta pengunjung.
Jumlah wisatawan ini menciptakan pasar potensial bagi subsektor kuliner dan ekonomi kreatif lainnya. Dengan memperluas jangkauan pasar, meningkatkan eksposur produk, dan menyajikan pengalaman berbasis kreativitas, destinasi dapat menambah nilai tambah bagi pengunjung.
Secara keseluruhan, partisipasi Indonesia di FHTB 2026 diharapkan tidak hanya meningkatkan visibilitas produk lokal, tetapi juga memperkuat jaringan internasional dan membuka peluang ekspor bagi industri kuliner Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Trans Luxury Hotel Surabaya Buka, Soft Opening Rp999.000
Jatiluwih: Turis Asia Domestik Naik, Barat Turun Pasar Konflik
Pendaki Terjatuh di Gunung Semeru, Evakuasi Sempat Lama
Berita Terbaru
Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir TJU
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
Beasiswa Garuda Gelombang II Terbuka Hingga 25 Juni 2026
Moody's Atur Peringkat Baa2 Negatif untuk Danantara Investasi
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Turun di Bawah Rp18.000
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah Hari Ini Pada
