Indonesia Raih Delapan Besar Bughouse, Novendra Citra Menang

Kartika D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 84 dibaca
Bisik.id
Indonesia Raih Delapan Besar Bughouse, Novendra Citra Menang

Gambar atau konten salah?

Di Manila, Indonesia kembali menorehkan prestasi di ajang catur internasional. Tim Merah‑Putih, yang dipimpin oleh GM Novendra Priasmoro dan WGM Dewi A.A. Citra, berhasil menembus babak delapan besar setelah mengalahkan wakil Jepang.

Kejuaraan dunia bughouse pertama kali digelar di Filipina pada 1 dan 2 Juni 2026. 85 tim dari berbagai negara bersaing, dengan hadiah total 100 ribu dolar AS atau sekitar Rp 1,7 miliar. Setelah melewati 12 babak Swiss yang sangat kompetitif, pasangan Indonesia menutup hari pertama di peringkat ke‑10.

Namun, peluang belum berakhir. Karena beberapa tim memiliki poin yang sama, panitia mengadakan babak playoff. sembilan tim bersaing untuk satu tiket terakhir menuju babak Top 8.

Di fase playoff, Novendra dan Citra menunjukkan ketangguhan. Pertama, mereka mengalahkan tim tuan rumah Filipina, yang dipersenjatai oleh IM Paulo Bersamina dan IM Paulo Garcia. Kemenangan berikutnya datang atas pasangan kuat GM Timur Gareyev dan GM Anton Smirnov, dua nama yang sudah dikenal luas di dunia catur.

Puncak drama terjadi ketika Indonesia menghadapi tim unggulan yang dipimpin oleh Super GM Hikaru Nakamura, salah satu pecatur terkuat dunia, bersama Wadim Rosenstein. Dalam pertandingan yang menarik banyak perhatian, Novendra dan Citra tampil solid dan percaya diri. Mereka berhasil mengalahkan lawan tangguh tersebut, memastikan langkah Indonesia ke babak delapan besar dunia.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Indonesia. Novendra dan Citra menembus jajaran delapan tim terbaik dunia melalui jalur playoff yang penuh tekanan, menyingkirkan sejumlah lawan kuat, termasuk tim yang diperkuat oleh Super GM Hikaru Nakamura.

Para pecinta catur di Indonesia kini menantikan langkah selanjutnya. Mereka berharap Novendra dan Citra dapat terus berprestasi di babak knockout, mengharumkan nama bangsa dan mengibarkan Merah Putih di panggung dunia.

Keberhasilan ini menandai tonggak penting dalam sejarah catur Indonesia, menunjukkan bahwa tim nasional mampu bersaing di level tertinggi dunia. Dengan dukungan dan semangat yang terus tumbuh, Indonesia siap menantang tantangan berikutnya di arena internasional.

Catur BughouseTim Merah‑PutihGM Novendra PriasmoroWGM Dewi A.A. CitraHikaru NakamuraPlayoffKejuaraan Dunia Bughouse

Komentar

Memuat komentar...