Inggris Vs Meksiko Tetap Malam, Kick-off Siang Batal Demi Hindari Panas
Gambar atau konten salah?
Pertandingan antara Inggris dan Meksiko tetap berjalan sesuai jadwal, meskipun sebelumnya ada kekhawatiran soal cuaca ekstrem. Laga ini akan digelar di Stadion Azteca, Mexico City, pada hari Minggu, 5 Juli 2026, pukul 18.00 waktu setempat.
FIFA sempat mempertimbangkan untuk memindahkan waktu kick-off menjadi pukul 12.00 siang. Alasannya, pertandingan sebelumnya terganggu oleh hujan deras. Opsi itu muncul untuk menghindari potensi cuaca buruk di malam hari. Namun, rencana itu akhirnya dibatalkan. Pertandingan siang hari dinilai membawa risiko yang lebih besar karena suhu yang jauh lebih panas.
Stadion Azteca sendiri berada di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. Kondisi ini menambah tantangan tersendiri. Kadar oksigen di sana lebih tipis. Risiko dehidrasi dan kelelahan ekstrem bagi pemain juga meningkat. Hal ini menjadi perhatian serius, terutama bagi skuad Inggris yang memiliki waktu adaptasi yang sangat minim.
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengakui timnya tidak punya cukup waktu untuk menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut. Menurutnya, jeda antarpertandingan yang singkat membuat proses aklimatisasi di ketinggian hampir mustahil dilakukan. "Kami tidak mungkin bisa beradaptasi dengan ketinggian itu. Ini menjadi keuntungan besar bagi Meksiko," kata Tuchel, seperti dikutip dari SkySport pada Minggu, 5 Juli.
Sementara itu, gelandang Inggris, Morgan Rogers, menegaskan timnya siap menghadapi kondisi apa pun di lapangan. Dia menilai waktu pertandingan bukanlah masalah bagi para pemain. "Apapun waktunya, kami akan siap. Kami hanya ingin segera bermain," ujarnya.
Di luar faktor cuaca dan ketinggian, ada satu hal lagi yang perlu dicatat. Inggris baru tiba di Mexico City hanya beberapa hari sebelum laga. Keputusan ini diambil untuk menjaga kerahasiaan taktik sekaligus mengurangi risiko pengintaian dari lawan.
Dengan jadwal yang sudah dipastikan, kedua tim kini fokus mempersiapkan diri. Mereka harus menghadapi laga krusial di tengah tantangan kondisi alam Mexico City yang tidak biasa. Kondisi geografis dan cuaca yang ekstrem menjadi ujian tersendiri, terutama bagi tim yang tidak terbiasa bermain di dataran tinggi seperti Inggris. Adaptasi yang minim bisa menjadi faktor penentu dalam pertandingan nanti.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Haaland: Kini Dunia Lebih Tahu Norwegia
100.000 Warga Sambut Timnas Norwegia di Oslo
Haaland Bawa Pulang Rakun Mainan dari Piala Dunia 2026
Geopark Merangin Terancam Tambang Liar, 5 Gunung & 7 Danau Jadi Andalan
Tambang Ilegal Ancam Status UNESCO Geopark Merangin
9 Negara Eropa Minta UE Tunda Sistem Perbatasan Baru
Berita Terbaru
Tempat Pembuangan Sampah Ilegal di Ciganitri Ditutup Permanen
Banjir Rob Kembali Rendam 36 Rumah di Pati
Kominfo dan DPRD Jatim Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia 2026
Spanyol Vs Prancis: De la Fuente Akui Les Bleus Semakin Kuat
163 Siswa Baru Sekolah Rakyat Bali Mulai MPLS
Ana/Trias Lolos ke Babak Kedua Japan Open 2026
Dua Siswa Indonesia Siap Bertarung di Olimpiade Internasional
