Inter Raih Kemenangan 5-2 atas Roma, Memimpin Serie A
Gambar atau konten salah?
Inter Milan kembali meraih kemenangan setelah periode internasional yang menantang. Pada Senin, 6 April 2024 dini hari WIB, nerazzurri mengalahkan AS Roma 5-2 di Stadion Giuseppe Meazza. Pertandingan dimulai dengan gol cepat Lautaro Martinez pada menit pertama, menimbulkan kejutan bagi tamu.
Roma hanya dapat menyamakan skor lewat Gianluca Mancini setelah 40 menit. Inter membalas dengan gol Hakan Calhanoglu sebelum akhir babak pertama. Setelah restart, Inter menambah tiga gol: Lautaro Martinez, Marcus Thuram, dan Nicolo Barella. Gol hiburan Roma datang dari Lorenzo Pellegrini pada menit ke-70.
Hasil ini menandai kemenangan pertama Inter setelah gagal memenangkan tiga pertandingan Serie A sebelumnya. Dengan skor tersebut, Inter mengumpulkan 72 poin dan memimpin klasemen Liga Italia, berjarak sembilan poin dari AC Milan. AC Milan akan bertanding melawan Napoli pada Selasa, 7 April 2024 dini hari WIB.
Kejuaraan ini juga menunjukkan bahwa Inter tidak terpengaruh oleh suasana negatif yang muncul setelah Italia gagal masuk Piala Dunia 2026. Beberapa pemain, seperti Alessandro Bastoni, Pio Esposito, Federico Dimarco, dan Nicolo Barella, menerima kritik keras sebelum dan sesudah laga playoff melawan Bosnia.
Hakan Calhanoglu mengungkapkan suasana ruang ganti Inter yang manis-pahit. “Setelah jeda internasional, ketika kami kembali ke Appiano, kami mengobrol,” ungkap sang gelandang kepada Sky Sport. “Kami tahu seberapa pentingnya bagiku untuk main di Piala Dunia, dan untuk rekan-rekan setimku yang tidak lolos itu adalah kekecewaan yang sangat besar.”
“Mengatasinya bukanlah hal yang mudah, dan melupakannya juga begitu. Kekecewaan itu terpendam di dalam dirimu,” sambung Calhanoglu. “Hari ini kami mengirim sebuah sinyal penting, dari sebuah tim yang ingin menjaga peringkat pertama. Kami juga menunjukkan kualitas yang hilang di beberapa pertandingan terakhir, di mana kami membuat banyak kesalahan,” lugasnya setelah Inter mengalahkan Roma.
Dengan kemenangan telak ini, Inter menunjukkan bahwa mereka mampu mengatasi tekanan internal dan eksternal. Kemenangan ini memberi sinyal kuat bahwa nerazzurri tetap fokus pada tujuan utama: meraih Scudetto.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
