Irak Siap Menghadapi Bolivia, Final Playoff Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, menegaskan bahwa timnya akan tampil maksimal demi mengalahkan Bolivia dalam final playoff Piala Dunia 2026. Penantian lebih dari empat dekade harus terbayar lunas. Sudah 40 tahun berlalu sejak Irak terakhir kali tampil di Piala Dunia, yakni pada 1986. Saat itu, Singa Mesopotamia finis sebagai juru kunci grup usai kalah dari Paraguay, Belgia, dan Meksiko.
Kini, mereka punya peluang untuk kembali lolos dan Arnold tak mau timnya membuang-buang kesempatan itu. Mereka datang ke Meksiko lewat perjalanan yang melelahkan pada 21 Maret 2024. Jalur udara Irak ditutup menyusul konflik di Timur Tengah antara Iran dan Amerika Serikat-Israel. Akibatnya, rombongan timnas terbagi menjadi dua.
Rombongan pertama terdiri dari para pemain Irak yang berkarier di luar negeri. Mereka pergi bersama dari Eropa. Rombongan kedua diisi para pemain dan staf timnas yang berbasis di dalam negeri. Mereka harus menghabiskan 25 jam untuk tiba di Meksiko.
Perjalanan dimulai dari Baghdad menuju Amman, Yordania, lewat jalur darat selama sembilan jam. Setelah itu, mereka terbang dengan pesawat yang disewa FIFA ke Monterrey dengan transit di Lisbon, Portugal. Total penerbangan ini memakan waktu 16 jam.
"Hal terpenting adalah kami harus mempersiapkan diri dengan baik. Kami harus memastikan persiapan kami sudah tepat dan para pemain dalam kondisi prima dan siap. Kemudian, barulah kami akan berjuang," ujar Arnold pada Senin (30 Maret 2024). "Saya bisa katakan bahwa kami tidak datang hanya untuk menghindari kekalahan. Saat kami berada di lapangan, kami akan mengerahkan seluruh kemampuan kami selama 95 atau 120 menit atau berapa pun lamanya untuk memenangkan pertandingan itu," tambah pelatih asal Australia itu.
Duel Irak vs Bolivia akan berlangsung pada Rabu (1 April 2024) pukul 10.00 WIB di Estadio BBVA, Monterrey, Meksiko. Pemenang laga ini akan mendapat tiket terakhir ke Piala Dunia 2026 pada Juni mendatang.
Keberhasilan tim Irak akan menandai akhir perjalanan panjang menunggu. Jika berhasil, mereka akan menutup kesenjangan 40 tahun sejak terakhir kali tampil di turnamen dunia. Kesempatan ini menjadi momen penting bagi negara yang belum pernah
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Hanya 8 Tim Piala Dunia 2026 Punya Pemain Lokal, 310 Luar Negeri
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Berita Terbaru
Lirik Lagu Timur: Rindu dan Harapan di Jarak Jauh Menyusuri
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bloom Putih Anggur: Lapisan Lilin Alami, Bukan Jamur
Surabaya Target 250 Medali Emas Porprov Jatim 2027
Hanya 8 Tim Piala Dunia 2026 Punya Pemain Lokal, 310 Luar Negeri
SPMB Jakarta 2026: Daftar Sekolah dengan Skor UTBK 2022
KAI Butuh Rp1,2 Triliun & 8.000 Petugas Perlintasan Sebidang
Dolar AS Beruat Rp 18.000, Rupiah Terdampak Kuat Pada Hari
