Italia Gagal Masuk Piala Dunia 2026, Gullit Tekankan DNA
Gambar atau konten salah?
Italia telah gagal masuk ke Piala Dunia selama tiga putaran berturut‑turut. Pada babak playoff 2026, Italia menutup pertandingan dengan Bosnia & Herzegovina pada skor imbang, lalu kalah di adu penalti. Kegagalan ini menambah beban sejarah gagal ke Piala Dunia.
Legenda sepakbola Belanda, Ruud Gullit, menilai penyebabnya. Ia menegaskan bahwa "Anda harus kembali ke DNA Italia, yaitu bek-bek yang hebat, kiper-kiper yang tangguh, dan penyerang-penyerang yang tajam," katanya. "Trofi terakhir yang dimenangkan Italia sebagian besar berkat jasa Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini. Itulah DNA kalian, bek-bek terbaik," tambahnya.
Gullit mengingatkan kembali ke gaya pertahanan Catenaccio, yang selama bertahun‑tahun menjadi ciri khas Italia. Gaya ini telah membawa negara ini meraih empat Piala Dunia. Menurut Gullit, kunci keberhasilan tetap pada bek, kiper, dan penyerang yang tajam.
Meski gagal di Piala Dunia, Italia meraih prestasi tinggi di Euro 2020, menjuarai kompetisi setelah mengalahkan Inggris di final. Skor tersebut menampilkan pemain seperti Giorgio Chiellini, Jorginho, dan Lorenzo Insigne. Gianluigi Donnarumma masih menjadi kiper andalan dari skuad tersebut.
Secara keseluruhan, Italia tampak berada di persimpangan antara tradisi pertahanan kuat dan kebutuhan untuk menyesuaikan diri dengan dinamika sepakbola modern. Kembali ke DNA yang telah terbukti, seperti yang disarankan Gullit, mungkin menjadi langkah penting bagi tim nasional ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
