Jabal Rahmah: Bukit Suci Arafah, Tempat Pertemuan Adam
Gambar atau konten salah?
Jabal Rahmah adalah bukit kecil setinggi 70 meter yang terletak di Padang Arafah, sekitar 20 kilometer dari Kota Makkah. Nama ini berarti “Bukit Kasih Sayang”, tempat yang diyakini menjadi pertemuan pertama Nabi Adam dan Siti Hawa setelah turun ke bumi.
Meskipun tidak termasuk dalam rukun haji, bukit ini sering dikunjungi oleh jemaah dari berbagai negara. Setiap tahun, ribuan orang menuruni bukit ini untuk berdoa, mengenang sejarah Islam, atau merasakan suasana spiritual yang berbeda. Keberadaan Jabal Rahmah menjadikannya ikon penting dalam perjalanan haji dan umrah.
Berbagai peristiwa penting pernah terjadi di sini. Selain menjadi tempat pertemuan Adam dan Hawa, Jabal Rahmah juga menjadi saksi akhir kenabian Rasulullah SAW. Pada fase akhir dakwahnya, dua momen utama terjadi di bukit ini: penurunan wahyu terakhir dan khotbah perpisahan.
Wahyu terakhir, yaitu Surah Al-Maidah ayat 3, menjadi bagian terakhir Al-Qur’an yang diturunkan. Ayat ini menegaskan bahwa agama Islam telah sempurna dan nikmat Allah telah dicukupkan kepada umat manusia. Penurunan ini menutup rangkaian wahyu dan menjadi pedoman lengkap bagi manusia dalam ibadah, akhlak, dan hubungan sosial.
Selanjutnya, pada haji terakhir beliau, Rasulullah SAW menyampaikan khotbah Wada’ di Jabal Rahmah. Khotbah ini berisi pesan tentang persaudaraan, perlindungan hak perempuan, larangan penindasan, dan penyalahgunaan kekuasaan. Sekitar 114.000 jemaah hadir untuk mendengarkan khotbah ini, menjadikannya salah satu peristiwa paling bersejarah dalam sejarah Islam.
Berikut beberapa tips agar perjalanan ke Jabal Rahmah aman dan nyaman:
- Waktu kunjungan: Hindari mendaki saat siang hari ketika matahari terik. Pilih pagi setelah subuh atau sore menjelang matahari terbenam untuk menikmati suasana teduh.
- Perlengkapan: Padang Arafah dikenal dengan cuaca ekstrem. Bawa botol minum, payung, kacamata hitam, dan tabir surya untuk melindungi kulit.
- Alas kaki: Bukit berbatu memerlukan alas kaki yang aman dan nyaman. Pilih sepatu trekking atau sandal dengan sol yang kuat.
- Kebersihan: Selalu jaga kebersihan diri dan lingkungan. Bawa kantong sampah dan pastikan tidak meninggalkan sampah di tempat.
Dengan persiapan yang tepat, pengunjung dapat menikmati pengalaman spiritual di Jabal Rahmah tanpa mengorbankan kenyamanan. Bukit ini tetap menjadi tempat yang dihormati, mengingat sejarah panjang dan makna spiritualnya bagi umat Islam di seluruh dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
