Jakarta Menang di Short Course, Ade Jona Cita Olimpiade
Gambar atau konten salah?
Ade Jona Prasteyo, Ketua Federasi Akuatik DKI Jakarta, menegaskan bahwa federasi akan terus mendorong pembinaan berkelanjutan, mulai dari tingkat nasional hingga Olimpiade. Ia mengungkapkan hal itu saat menyaksikan final Indonesia Short Course Emerging Series di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 4 Juni 2024.
Di ajang tersebut, Ade Jona memimpin delegasi 200 atlet yang berasal dari 19 klub di DKI Jakarta. Angka tersebut mewakili hampir 80% dari total 310 atlet peserta. Banyak atlet Jakarta berhasil meraih podium, menandakan dominasi mereka di kompetisi ini.
Menurut Ade Jona, hasil ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di Jakarta berjalan lancar dan dapat memberikan kontribusi besar bagi olahraga renang Indonesia. Ia menekankan bahwa puncak keberhasilan adalah atlet‑atletnya yang dapat berkompetisi di Olimpiade.
“Kami berharap seluruh atlet dapat memberikan penampilan terbaik, di mana saat ini Akuatik DKI Jakarta juga melakukan pembinaan berjenjang, mulai dari menyiapkan diri menuju event nasional seperti PON dan mendukung program Bapak Menpora Erik Thohir, Ketua NOC Indonesia Bapak Raja Sapta Oktohari, dan Bapak Ketum Akuatik Indonesia Anindya Bakrie agar atlet‑atlet kita bisa lolos kualifikasi Olimpiade di Los Angeles,” kata Ade Jona dalam rilis kepada detikSport.
Ade Jona mengapresiasi penyelenggaraan Indonesia Short Course Emerging Series, menegaskan bahwa ini merupakan ajang bagi atlet‑atlet yang sedang berkembang untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Selama penyerahan medali, Ade Jona terlihat antusias. Ia menyatakan, “Semua atlet turun di sini ada sekitar tiga ratus atlet di sini yang turun. Yang pasti kita di sini mencari bakat, kita lihat ini bukan hanya sekedar kolam renang, tapi ini mimpi para atlet‑atlet kita ke depannya bagaimana agar mereka dapat bermimpi mengibarkan bendera Indonesia di dunia nantinya,” sambungnya.
Keberhasilan delegasi Jakarta di ajang ini menunjukkan bahwa sistem pembinaan berjenjang dan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Menpora hingga Ketua NOC, dapat menghasilkan atlet yang kompetitif di level internasional. Fokus pada pencarian bakat dan pengembangan potensi sejak dini menjadi kunci bagi Indonesia untuk terus bersaing di arena Olimpiade.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
ORADO Resmi Jadi Anggota KONI, Domino Menjadi Olahraga Nasional
IESPA Gelar Musyawarah Nasional 2026 di Jakarta, 5‑6 Juni
Indonesia Gelar Kejuaraan OWS Asia 2026 di Jimbaran, Bali
Uriarte Diskualifikasi Moto3 Catalunya, Veda Naik Keempat
MotoGP Hungaria 2026: Ducati Harapan Juara di Balaton Park
Mandiri Ciputra Gelar Junior World Golf Championship 2026
Berita Terbaru
Jonatan Christie Batalkan Alwi Farhan, Raih Papan Indonesia
Jadwal Salat Denpasar 05 Juni 2026: Subuh, Zuhur, Asar
Jakarta Menang di Short Course, Ade Jona Cita Olimpiade
BMKG Prediksi Cuaca Jawa Timur 5 Juni 2026: Variasi Tinggi
McDonald's Indonesia Gelar Kampanye FIFA World Cup 2026
ORADO Resmi Jadi Anggota KONI, Domino Menjadi Olahraga Nasional
Suporter AS Kekecewa: Tempat Duduk Piala Dunia 2026 Terbagi
Batam Siapkan Jalan & Landfill TPA Telaga Punggur, Rp45,45 M
