Jakarta Rayakan Songkran Thailand di Kedutaan Besar

Hendra M. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
Jakarta Rayakan Songkran Thailand di Kedutaan Besar

Gambar atau konten salah?

18 April 2026 menjadi hari yang dipenuhi warna dan riuh di Jakarta ketika Festival Songkran Tradisional Thailand digelar di Kedutaan Besar Thailand. Acara ini diberi tema Our Songkran: Experience Thailand in Jakarta dan berlangsung dari pukul 10:30 hingga 17:30 WIB.

Lokasi perayaan terletak di Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. No. 3.3 (Lot 8.8) di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Tempat ini dipilih karena akses mudah bagi warga kota dan suasana yang cukup luas untuk menampung ribuan pengunjung.

Festival ini dirancang untuk membawa nuansa budaya Thailand ke tengah kota Jakarta. Selain hiburan, penyelenggara menekankan bahwa Songkran bukan sekadar pesta air, melainkan simbol pembaruan dan penyucian diri. Ini diungkapkan dalam sambutan Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Prapan Disyatat.

Dia mengatakan, “Songkran lebih dari sekadar kesenangan bermain air, festival ini mewakili filosofi yang lebih dalam tentang pembaruan, penyucian diri, dan pencarian berkah untuk awal yang baru.”

Prapan juga menjelaskan asal usul istilah Songkran. “Istilah itu berasal dari bahasa Sanskerta, itu merujuk pada peralihan dari satu zodiak ke zodiak berikutnya. Mirip seperti di Tiongkok, saat Tahun Baru Imlek, mereka menggunakan kalender lunar, begitu pula di Thailand, yang merujuk pada tahun lunar kita,” jelasnya kepada awak media di sela‑sela festival.

Menurutnya, perayaan ini juga mencerminkan tradisi keluarga kerajaan Thailand yang merayakannya lewat upacara keagamaan dan merit‑making di istana maupun kuil. “Selain perayaan air, festival ini merupakan bagian dari diplomasi budaya,” tambahnya.

Dia menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari upaya people‑to‑people connection Kedutaan Besar. “Ya, sekarang ini juga merupakan bagian dari program people‑to‑people connection kami. Kami ingin mempromosikan budaya kami setiap tahun. Setiap tahun kedutaan besar menyelenggarakan banyak acara: acara Songkran, kami juga mengadakan Festival Thailand,” ungkapnya.

Di lapangan, berbagai aktivitas disajikan. Fadya, salah satu kru acara, menjelaskan bahwa terdapat booth‑booth menarik yang menampilkan sejarah Thailand. Salah satu di antaranya adalah pameran Memorial Queen Mother yang menampilkan biografi dan pencapaian Ibu Ratu Thailand.

Untuk pengunjung yang ingin belajar lebih dalam, ada lokakarya budaya di Function Room. Workshop membuat dessert khas Thailand, Luk Chup, menjadi favorit. Karena antusiasmenya tinggi, jadwal dibagi menjadi tiga sesi sepanjang hari.

Di area outdoor, pengunjung dapat mengikuti permainan interaktif seperti Tongue Twister bahasa Thailand dan trivia quiz. Namun, primadona utama adalah photobooth berbasis Artificial Intelligence (AI) di area Library.

“Nanti alatnya men-scan muka kita, terus kita pakai baju adat dari Thailand dan bisa milih,” tutur Fadya. Pengunjung antusias mencoba pakaian tradisional virtual, terutama busana Chud Thai Boromphiman dan Chud Thai Dusit. Hasil fotonya dapat langsung dicetak gratis.

Tak lengkap rasanya jika ke festival budaya tanpa wisata kuliner. Beberapa menu makanan dan minuman khas Thailand tersedia. Menu bazar meliputi omelette buffet, Yum Wunsen (noodle salad), Banthong Thai Seafood, Thai Chicken Rice, Thai Beef Boat Noodles, dan hidangan bersaus seafood ala Thailand.

Jangan lupa jajanan khas seperti Tam Pa La, Wings Kai Ban, Khao Pad Sapparod (nasi goreng nanas), Kraprao Neua, serta hidangan penutup segar Tub Tim Krob dan Coconut Ice Cream. Semua menu dirancang untuk memanjakan lidah pengunjung.

Highlight utama festival adalah tradisi saling menyiram air. Sesi water splashing dijadwalkan berlangsung pada pukul 13:45 hingga 16:00 WIB. Pengunjung dari berbagai usia terlihat tumpah ruah membawa pistol air beraneka ragam bentuk, saling menyiram, dan tertawa bersama.

“Di Thailand cuacanya sangat basah karena kami suka menyiram air ke semua orang. Jadi, orang-orang suka keluar,” tutur Prapan. Sesi sore diakhiri dengan Thai Karaoke, menambah kehangatan dan keakraban suasana.

Melalui Festival Songkran 2026, Kedutaan Besar Thailand menunjukkan bahwa pertukaran budaya dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan sekaligus memperkuat persahabatan antara Indonesia dan Thailand. Festival ini menegaskan bahwa budaya bukan sekadar perayaan, melainkan jembatan yang menghubungkan dua bangsa.

Festival Songkran ThailandKedutaan Besar ThailandBudaya ThailandDiplomasi BudayaPhotobooth AIPenyiraman AirMakanan Khas Thailand

Komentar

Memuat komentar...